Kamis , 26 November 2020
Home / Daerah / Kaur / Hujan, 2 Ruas Jalan Tertimbun Longsor

Hujan, 2 Ruas Jalan Tertimbun Longsor

LONGSOR: Proses evakuasi material longsor terus dilakukan oleh petugas dengan menggunakan alat berat. (foto: ist/rb)

KOTA BINTUHAN – Hujan lebat yang terjadi di Kaur sejak Jumat (5/6) sore, mengakibatkan dua ruas jalan di Kaur tertimbun longsor. Dua jalan lintas tersebut adalah jalan provinsi di Desa Pagar Dewa Kecamatan Kelam Tengah tepatnya di wilayah Senuling dan jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Semidang Gumay.

Di wilayah Senuling, material longsor dan pohon tumbang sempat menutup jalan hingga beberapa jam sebelum dibersihkan oleh anggota Polsek Tanjung Kemuning dan warga sekitar.

“Untuk jalan yang tertutup material longsor di Senuling itu sekitar 3 meter panjangnya dan alhamdulilah malam itu juga sudah bisa di lintasi oleh kendaraan. Namun kita tetap mengimbau warga untuk waspada saat melintasi wilayah Senuling karena memang rawan longsor di Kelam Tengah,” ujar Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH melalui Kapolsek Tanjung Kemuning Iptu Pidraini Gumay.

Tidak lama setelah kejadian longsor di Senuling, giliran jalan lintas barat yang tertutup longsor tepatnya di wilayah Seranjangan Desa Tanjung Harapan Kecamatan Semidang Gumay. Awalnya longsor yang menutupi jalan pada Jumat malam, hanya sebagian jalan dan kendaraan masih bisa melintas. Namun karena hujan terus turun sehingga pada Sabtu dini hari kemarin jalan lintas tertutup total hingga empat jam.

Karena batuan napal yang ada di atas bukit terjatuh menutupi jalan sehingga evakuasi jalan tidak bisa dilakukan dengan manual dan harus menggunakan alat berat. Pihak Polres Kaur, BPBD, PUPR Kaur dan sebaginya pagi Sabtu (6/6) langsung turun dipimpin oleh Kapolres Kaur menggunakan alat berat melakukan evakuasi. Secara bertahap pukul 06.00 WIB jalan sudah bisa dilintasi namun masih satu jalur, karena material napal yang menutup jalan sepanjang 5 meter cukup besar dan berat.

Tidak ada korban luka atau tertimbun longsor yang terjadi pada Jumat malam tersebut. Namun para pengendara yang terpaksa harus tertahan karena tidak bisa melintas. Baik itu dari arah Bengkulu ke Lampung dan sebaliknya. Tidak hanya itu saja beberapa unit tiang listrik yang berada di wilayah Seranjangan juga terancam. Karena beberapa pohon nampak akan jatuh akibat longsor tersebut.

Dalam kesempatan itu Kapolres Kaur AKBP. Puji Prayitno mengimbau kepada pengendara yang melintasi wilayah Seranjangan saat musim hujan untuk waspada. Karena wilayah Seranjangan ini  sudah menjadi langganan longsor apalagi saat hujan lebat.

“Kita imbau warga untuk waspada, karena ini musim hujan sudah berapa kali jalan ini tertutup material napal. Untuk saat ini semua pengendara sudah bisa melintas dan kita ingatkan tetap waspada,” ungkap Kapolres Kaur AKBP. Puji Prayitno. (cik)

Berita Lainnya

Dinkes Bagikan Ribuan Face Shield Kepada Pelajar

KOTA BINTUHAN – Kabupaten Kaur sejak beberapa bulan yang lalu memang telah memberlakukan belajar tatap …

%d blogger menyukai ini: