Minggu , 29 November 2020
Home / Daerah / Kaur / Sungai Babat Meluap, 4 Desa Terendam Banjir, Jembatan Gantung Rusak Parah

Sungai Babat Meluap, 4 Desa Terendam Banjir, Jembatan Gantung Rusak Parah

RUSAK: Jembatan gantung rusak parah akibat meluapnya air Sungai Babat. (foto: ist/rb)

KOTA BINTUHAN –Sungai Babat di wilayah Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur kembali merendam ratusan rumah warga di Ulu Tetap. Ada empat desa yang terkena dampak meluapnya sungai Babat Jumat malam hingga Sabtu dini hari (6/6). Yaitu Desa Tanjung Agung, Desa Kepahyang, Desa Babat dan Desa Tanjung Dalam, akibatnya ratusan rumah warga terendam air mulai dari 15 cm hingga 20 cm.

Tidak hanya itu saja, akibat banjir ini, MIN 4 Kaur hingga kemarin masih terendam banjir. Lantaran posisi sekolah tidak jauh dari aliran sungai Babat yang memang sering meluap apalagi saat hujan deras. Tidak hanya itu saja satu unit jembatan gantung di Desa Tanjung Dalam juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan kondisi jembatan gantung tersebut saat ini rusak berat. Tidak lagi bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua. Padahal sebelumnya jembatan tersebut merupakan akses jalan dari desa menuju ke pemukiman warga sekitar. Saat ini kondisinya rusak dan nyaris putus akibat terseret arus sungai yang sangat kencang. Bahkan sebagian warga yang berada di pinggir sungai pada Jumat malam harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, karena sungai terus meluap.

“Sungai meluap sejak sore, malam hari sungai meluap sangat besar dan mulai masuk ke rumah warga. Sebagian warga banyak yang berdiam di rumah dan sebagian mengungsi karena kondisi air malam itu sangat besar,” kata Kades Babat, Sirajudin.

Dengan kejadian ini, warga yang tinggal di pinggir Sungai Babat diminta waspada. Apalagi saat musim hujan seperti saat ini. Kendati demikian tidak ada rumah yang rusak dan ternak yang hilang dalam kejadian ini. Namun warga berharap ini bisa menjadi perhatian pemerintah untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Ulu Tetap.

Kapolres Kaur AKBP. Puji Prayitno, SIK melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu. Surya R. Purnama mengimbau agar warga sementara tetap waspada karena bisa saja hujan kembali terjadi dan membuat sungai meluap. Untuk itu warga juga diminta untuk cepat  mengungsi bila terjadi banjir besar akibat luapan sungai Babat.

“Untuk sementara data kita banyak rumah yang terendam banjir hingga 20 cm namun tidak ada kerusakan. Dan hanya jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan kita himbau warga untuk tetap waspada selama musim hujan seperti saat ini,” pungkas Kapolsek Kaur Selatan. (cik)

Berita Lainnya

Ratusan PTPS Rapid Test

KOTA BINTUHAN – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kaur, Bawaslu Kaur kemarin (27/11) …

%d blogger menyukai ini: