Minggu , 29 November 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Urus Surat Rekomendasi

Urus Surat Rekomendasi

MUKOMUKO – Siapapun yang hendak keluar daerah terutama hendak keluar Provinsi Bengkulu, wajib mengantongi surat rekomendasi perjalanan. Masyarakat dapat mengurus surat tersebut dengan mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko.
Menurut Kepala BPBD Mukomuko, Syahrizal, SH, pihaknya sudah banyak menerbitkan surat rekomendasi perjalanan. Bukan saja bagi warga Mukomuko yang hendak menuju ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Tapi juga untuk warga yang hendak ke Jakarta dan beberapa daerah lainnya. “Khusus di BPBD hanya menerbitkan surat rekomendasi perjalanan. Sudah banyak kita menerbitkan surat rekomendasi itu,” kata Syahrizal.

Keharusan adanya surat tersebut, lanjut Syahrizal, berdasarkan surat edaran (SE) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tertanggal 6 Juni 2020. Tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19. “Warga yang bersangkutan wajib menyiapkan berbagai dokumen sesuai SE ini. Dokumen itu akan diminta di lokasi tujuan, karena akan diminta menunjukkan dokumennya,” jelas Syahrizal.

Dengan SE itu, dokumen yang harus dimiliki tidak hanya surat rekomendasi perjalanan. Tapi juga wajib menunjukan identitas diri berupa KTP atau identitas lainnya, menunjukan surat keterangan hasil tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari. Atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil nonreaktif berlaku 3 hari.
Selain itu, bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test, harus punya surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh doker rumah sakit atau Puskesmas. “Dokumen–dokumen yang disyaratkan itu harus lengkap, supaya perjalanan lancar di daerah yang dituju,” kata Syahrizal.

Oleh karenanya, Pemkab Mukomuko masih tetap mengoperasikan posko pemeriksaan di perbatasan Provinsi Bengkulu. Terlebih lagi, belum ada instruksi penarikan atau penutupan kegiatan di posko perbatasan provinsi. “Aktivitas pengawasan terhadap kedatangan orang dari dan ke luar daerah yang melewati pos penanganan Covid-19, masih berjalan normal seperti biasa,” terang Syahrizal.(hue)

Berita Lainnya

Rp 36,3 Miliar untuk Selamatkan Benteng Anna

MUKOMUKO – Setelah sekian lama, akhirnya langkah penyelamatan komplek Benteng Anna bakal dilakukan tahun depan. …

%d blogger menyukai ini: