Senin , 19 Oktober 2020
Home / Daerah / Mukomuko / 196 Pengawas Pilkada Diaktifkan Kembali

196 Pengawas Pilkada Diaktifkan Kembali


AKTIF KEMBALI: Ketua Bawaslu Mukomuko didampingi Komisioner Bawaslu lainnya dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Mukomuko menggelar pengaktifan kembali ratusan pengawas Pilkada serentak, Minggu (14/6). (Foto PERI/RB)

MUKOMUKO – Dimulainya kembali tahapan Pilkada serentak tahun 2020, langsung disikapi Bawaslu Mukomuko. Terhitung Minggu (14/6), Bawaslu Mukomuko kembali mengaktifkan 196 pengawas Pilkada di berbagai tingkatan. Terdiri 45 orang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan 151 orang pengawas Pilkada serentak di tingkat desa/kelurahan.
“Bukan saja pengawasnya, tapi juga sekretariatannya terhitung hari ini (MInggu (14/6), diaktifkan kembali,” katanya Ketua Bawaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH didampingi Komisioner Bawaslu Mukomuko, Amrozi, M.Pd.

Pengaktifkan kembali para pengawas pilkada tersebut dilakukan sistem daring, dengan metode video conference menggunakan Zoom Meeting. Meski melalui Zoom Meeting, rangkaian kegiatan tetap digelar layaknya seperti acara resmi yang biasa digelar dalam satu ruangan.
“Ini prosedur, jadi walaupun dilakukan secara daring, kita tetap dengan simbolis. Dengan urutan acara menyanyikan lagi Indonesia Raya, Mars Bawaslu serta pembacaan SK pengaktifan kembali Panwascam dan Panwas Kelurahan dan Desa di Kabupaten Mukomuko,” jelas Padlul.

Dijelaskannya, pengaktifan kembali ini bagian dari tahapan pilkada. Pihaknya akan kembali melakukan pengawasan pada setiap tahapan pilkada sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020. “Jadi mulai besok (hari ini), seluruh Sekretariat Panwascam termasuk di kelurahan dan desa, sudah buka kembali,” terangnya.

Tugas pertama para pengawas, pendataan terhadap baliho yang kemungkinan besar baliho itu berisi bakal calon peserta Pilkada. Kemudian memastikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan pengawas tetap mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan yang diatur pemerintah. “Semuanya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Jadi dalam kegiatan pengawasan, seluruh pengawas wajib mengunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pungkasnya.(hue)

Berita Lainnya

332 Ton Beras Bantuan Sosial

MUKOMUKO – Ribuan warga Kabupaten Mukomuko, mendapatkan bantuan sosial (Bansos) beras. Bantuan dikucurkan Kementerian Sosial …

%d blogger menyukai ini: