Sabtu , 8 Agustus 2020
Home / Berita Utama / Sempat Dirawat di RSMY Bengkulu, Pasien 05 Covid-19 Kepahiang Meninggal

Sempat Dirawat di RSMY Bengkulu, Pasien 05 Covid-19 Kepahiang Meninggal

GUGUS TUGAS: Wakil Sekretaris Gugus Tugas, Ir. Taufik bersama Juru Bicara Gugus Tugas, H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes. (foto: dok/rb)

KEPAHIANG – Setelah hampir sepekan dirawat secara intensif di RSMY Bengkulu, pasien 05 Covid-19 Kabupaten Kepahiang, sekitar pukul 18.45 WIB Minggu (28/6) malam menghembuskan nafas terakhirnya di ruang isolasi RSMY Bengkulu. Meninggalnya pasien 05 ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes.

Menurutnya, almarhum meninggal dunia karena mengalami pneumonia akut yang merupakan salah satu dampak dari virus corona yang menginfeksi tubuhnya. Kendati sudah dilakukan penanganan serius, namun takdir ternyata berkata lain untuk almarhum.

“Ya, almarhum meninggal dunia di RSMY tadi malam. Saat ini sedang proses persiapan pemakaman di desanya di Kecamatan Kabawetan oleh petugas medis RSMY dibantu tim dari Dinkes Kepahiang,” terang Tajri.

Terkait rencana pemakaman almarhum apakah sudah berkoordinasi dengan warga desa dan aparat pemerintahan desa tempat tinggal almarhum, Tajri mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah desa dan warga desa tempat tinggal almarhum. Warga desa mempersilakan almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum di desanya.

“Sudah kita koordinasikan dengan pemerintah desa setempat. Tidak ada masalah untuk proses pemakaman almarhum malam ini di desa. Hanya saja memang proses pemakaman harus dilakukan dengan SOP protokol kesehatan,” beber Tajri.

Diketahui sebelumnya, pasien 05 Covid-19 Kabupaten Kepahiang ini berjenis kelamin laki-laki usia 45 tahun warga Kecamatan Kabawetan. Pasien ini sebelumnya pernah dirawat di salah satu klinik di Kecamatan Kepahiang lantaran mengeluh sakit sesak nafas, batuk dan demam. Beberapa hari di klinik, pasien kemudian dirujuk ke RSMY Bengkulu beberapa waktu lalu.

Di RSMY, pasien yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang sayur ini pun langsung mendapatkan penanganan medis serta diambil sampel swab-nya di RSMY. Dari hasil pengambilan sampel swab oleh petugas kesehatan RSMY, pasien dinyatakan positif Covid-19. (sly)

Berita Lainnya

Jawab Kabar Pupuk Langka, PT Petrokimia Gresik Sediakan Stok 5 Kali Lipat di Bengkulu

BENGKULU – PT Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding pupuk Indonesia menyediakan stok pupuk …

%d blogger menyukai ini: