Sabtu , 11 Juli 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Terbanyak Dapat Bantuan

Terbanyak Dapat Bantuan

MUKOMUKO – Sebanyak 7,4 ton benih jagung hibrida akan digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu ke Mukomuko tahun ini. Terbanyak masyarakat yang menerima bantuan tersebut di Kecamatan Selagan Raya mencapai 1,9 ton. Lahan yang tersedia untuk penanaman jagung di wilayah ini seluas 398 hektare.
“Per hektare, bantuan benih jagungnya lima kilogram,” kata Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Dispertan) Mukomuko, Sugiyanto.

Terbanyak kedua, masyarakat di Kecamatan Teramang Jaya dengan lahan tersedia seluas 240 hektare. Lalu Kecamatan Teras Terunjam dengan luasan lahan 236 hektare, dan Kecamatan XIV Koto seluas 181 hektare. Berikutnya lahan seluas 152 hektare di Kecamatan Malin Deman, 103 hektare di Kecamatan Kota Mukomuko, 72 hektare di Kecamatan Air Manjuto dan 65 hektare di Kecamatan V Koto.
“Total lahan yang dibantu benih jagung tahun ini mencapai 1.447 hektare. Lahan seluas itu milik 35 kelompok tani,” kata Sugiyanto.

Disebutkannya, lahan yang mendapat bantuan benih jagung mayoritas lahan perkebunan kelapa sawit yang mendapatkan program peremajaan dari pemerintah pusat dan lahan kosong. Khusus lahan kebun kelapa sawit yang sudah diremajakan, selain ditanami jagung, akan dimanfaatkan juga menanam palawija di sela-sela tanaman kelapa sawit yang berusia muda atau tumpang sari.
“Bantuan yang tersedia hanya benih jagung. Tidak ada bantuan sarana produksi berupa pupuk. Oleh karenanya, kita minta petani segera menanam benih jagung tersebut,” harapnya.

Ia menambahkan, bantuan benih jagung yang diberikan tersebut berdasarkan usulan proposal dari 35 kelompok tani sejak tahun 2019 lalu. Sehingga tahun ini berhasil mendapatkan bantuan benih. “Itu usulan dari kelompok ke dinas. Setelah usulan masuk, baru dinas mengajukan ke Pemprov Bengkulu. Jadi untuk mendapatkan bantuan ini bukan insiatif dinas, namun permintaan petani,” jelasnya.(hue)

Berita Lainnya

Kasus Curanmor Naik 200 Persen

MUKOMUKO – Pandemi Covid-19 telah dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku kejahatan melancarkan aksinya. Terutama oleh pelaku pencurian …

%d blogger menyukai ini: