Senin , 21 September 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Penghasilan Pedagang di Lokasi Wisata Anjlok

Penghasilan Pedagang di Lokasi Wisata Anjlok

SEPI: Objek wisata Tahura Rajo Lelo terpantau sepi pengunjung.

BENTENG – Dampak dari Covid-19 yang melanda Provinsi Bengkulu khususnya di Benteng membuat penghasilan para pedagang yang berjualan di lokasi wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo, menurut. Saat ini lokasi wisata tersebut masih sepi pengunjung.
Pedagang di lokasi Tahura, Cik Mut menjelaskan di hari biasa para pedagang bisa mendapatkan penghasilan Rp 300 ribu hingga 500 ribu. Namun saat ini dalam sehari para pedagang hanya mendapatkan penghasilan Rp 100 ribu.
“Selain itu akibat Covid-19 ini banyak pedagang yang tidak berjualan lagi. Biasanya yang berjualan bisa mencapai 10 – 15 pedagang. Namun saat ini hanya menyisakan tiga pedagang saja yang masih tetap bertahan berjualan,” ungkapnya.
Dikatakannya, ia bertahan untuk tetap berjualan karena tuntutan faktor ekonomi yang harus dipenuhi setiap hari. Selain itu anak-anaknya yang masih menempuh pendidikan masih sangat memerlukan biaya yang banyak. “Kalau saya ini harus memenuhi kebutuhan anak saya yang masih kuliah. Anak saya memerlukan banyak biaya untuk menyelesaikan skripsi, dan biayanya untuk melaksanakan wisuda nanti,” tuturnya.
Lanjutnya, apabila kondisi normal, pengunjung yang datang ke lokasi Tahura cukup ramai. Tidak hanya pengunjung dari Benteng saja, namun dari luar Benteng juga banyak yang datang. “Kalau hari biasanya ada warga dari Kota Bengkulu ke sini. Bahkan ada yang dari Bengkulu Utara dan Kabupaten Kaur. Harapan kami pedagang semoga wabah Covid-19 ini segera hilang dan kondisi kembali seperti semula agar perekonomian kembali normal,” harapnya.(jee)

Berita Lainnya

Terlantar, Pemkab Tarik Lahan Eks PT BSJ

BENTENG – Terdata sebagai lahan terlantar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini tengah …

%d blogger menyukai ini: