Jumat , 10 Juli 2020
Home / Daerah / Curup Pos / Petani Tewas Minum Racun Rumput

Petani Tewas Minum Racun Rumput

RACUN : Korban meninggal karena minum racun rumput warga Desa Air Bening Kecamatan BUR berinisial Su (50) disemayamkan di rumah duka, Minggu (28/6) malam lalu.

BUR – Warga di Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) Minggu (28/6) malam sedikit heboh. Pasalnya salah satu warga mereka Su (50) akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Curup. Diketahui belakangan, Su meninggal dunia setelah sore harinya mencoba bunuh diri dengan cara meminum racun rumput.
Kapolres Rejang Lebong (RL) AKBP Dheny Budhiono, S.IK, MH melalui Kapolsek Bermani Ulu (BU) Ipda Singgih Wirastho, SH kepada RB menerangkan, kejadin percobaan bunuh diri diketahui keluarga sekitar pukul 16.45 WIB. Orang yang pertama kali mengetahui adalah istri korban sendiri saat berada dirumahnya.
\

Menurut cerita istri korban, sambung Singgih, korban ditemukan terduduk di lantai kamar mandi. Korban sempat ditanyai namun belum sempat menjawab, sudah muntah dan mengeluarkan bau seperti racun rumput. Istri korbanpun akhirnya meminta bantuan keluarganya untuk membawa korban ke RSUD Curup. ‘’Namun sayang, korban akhirnya meninggal dunia sekita pukul 1845 WIB tadi malam (Minggu malam, red),’’ terang Singgih.

Ditambahkan Singgih, berdasarkan keterangan keluarga korban, sejauh tidak ada persoalan yang sedang dihadapi korban. Korban juga doketahui selama ini dalam kondisi sehat dan tidak pernah menceritakan adanya masalah. Baik itu masalah dengan keluarga maupun masalah dengan orang lain.
‘’Kita beluam tahu motif pastinya, karena berdasarkan keterangan keluarga dan tetang, korban tidak pernah mengeluh sakit. Serta memang tidak pernah ada masalah dalam keluarga maupun masalah dengan orang lain. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan sudah membuat pernyataan,’’ imbuh Singgih.(dtk)

Berita Lainnya

Delapan Tahanan Dititip ke Lapas Curup

CURUP – Polres Rejang Lebong (RL) saat ini memiliki cukup banyak tahanan dari hasil pengungkapan …

%d blogger menyukai ini: