Minggu , 9 Agustus 2020
Home / Berita Utama / 12 SMP di Kota Bengkulu Kekurangan Siswa Baru

12 SMP di Kota Bengkulu Kekurangan Siswa Baru

DAFTAR ULANG : Antrian saat proses daftar ulang di salah satu sekolah Kota Bengkulu. (foto: riris/rb)

BENGKULU – Sebanyak 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu, kekurangan pendaftar siswa baru. Diantaranya SMPN 6, SMPN 7, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 15, SMPN 16, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 24, SMPN 22, dan SMPN 23. Bagi siswa yang belum memperoleh sekolah, disarankan untuk melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu. Agar dapat diarahkan ke sekolah-sekolah terdekat dari zonasi siswa tersebut. Khususnya sekolahh yang belum tercapai kuota rombongan belajar (Rombel) atau masih kekurangan siswa baru.

Ketua PPDB Kota Bengkulu, Jhon Hendri mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil rekap data siswa dan jumlah rombel. Dimana akan diketahui setelah tahapan daftar ulang selesai. Daftar ulang tingkat SMP mulai dibuka pada 6 Juli hingga 8 Juli nanti.

“Daftar ulang ini kan sampai tanggal 8. Jadi walaupun sudah diterima di sekolah A kalau dia tidak daftar ulang. Maka tidak bisa, kita paksakan. Artinya kita masih bisa rekap, nanti setelah selesai daftar ulang,” kata John, Senin (7/7).

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Nopri Walihan, S.Pd, MM, ia mengatakan saat ini pihaknya belum mengetahui dan mengesahkan seperti apa hasil dari semua jalur PPDB secara keseluruhan. Hasil tersebut baru dapat diketahui, setelah ada rekapitulasi hasil PPDB dari semua sekolah.

“Sekolah yang tidak terpenuhi kuotanya, dan jalur apa saja yang belum terpenuhi. Kita tunggu hasil rekap nanti,” tukas Nopri.

Ia menjelaskan bahwa bila kuota dari ketiga jalur  sebelumnya. Yakni jalur prestasi, afirmasi, dan kepindahan orangtua tidak terpenuhi. Maka siswa tambahan akan dipindahkan ke kuota jalur zonasi.

“Itu yang sudah diatur dalam juknis kita. Yang mana jamur zonasi maka semua jalur yang terkena zonasi sekolah itu. Misalnya yang tadinya tidak masuk zona, yang tadinya jaraknya 1 km mungkin setelah ditambahkan 50 maka bisa jadi masuk zona,” tukasnya.

Ia pun memastikan  bahwa tidak ada lagi anak yang ada di kota ini, yang tidak bersekolah. Mengingat Diknas kota selalu memfasilitasi anak-anak kota Bengkulu yang belum mendapatkan sekolah. Nanti akan diarahkan untuk mendaftar ke sekolah yang kuota Rombelnya belum terpenuhi dan terdekat dari zonasi tempat tinggalnya. (war)

Berita Lainnya

Lelang Jabatan Dimulai 10 Agustus

BENGKULU – Bila tidak ada perubahan, seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan …

%d blogger menyukai ini: