Selasa , 11 Agustus 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Hasil Tes Swab Anak, Negatif

Hasil Tes Swab Anak, Negatif


RAPID TEST: Tim medis melakukan rapid test terhadap warga yang kontak dengan pasien positif Covid 19. (Foto JERI/RB)

BENTENG – Diketahui ada tambahan dua warga Kabupaten Benteng terkonfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Yakni pasangan suami istri (Pasutri) yang berdomisili di Kecamatan Merigi Sakti. Masing-masing laki-laki berusia 48 tahun dan perempuan berusia 40 tahun. Beruntungnya, dari hasil tes swab terhadap anak-anak pasutri tersebut, menunjukkan hasil yang negatif. Saat ini tim medis melakukan penelusuran terhadap warga yang pernah kontak erat dengan pasutri tersebut. Delapan warga sudah dilakukan rapid test.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Benteng, Budiman Efdy menjelaskan awalnya sang suami yang terkonfirmasi positif Corona, dia lalu dirawat di RSUD Kota Bengkulu. Kemudian dari hasil tracing uji swab, diketahui istrinya juga ikut terpapar virus tersebut. Saat ini dia masih dirawat di RSUD Benteng.

“Istrinya ini terkonfirmasi positif, karena hasil penulusaran suaminya atau pasien positif Covid 19 kasus 181. Memang saat ini suami dirawat di RS Kota Bengkulu, namun untuk istrinya dirawat di RSUD Benteng. Kemudian untuk tanggal 4 Agustus mendatang, untuk istri ini akan kita lakukan swab kembali untuk yang kedua kalinya,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari hasil swab kedua ini nanti barulah diketahui, apakah istri masih positif Covid-19 apakah sudah negatif. “Berdasarkan hasil swab kedua inilah nantinya kita akan tindaklanjuti berdasarkan SOP protokol kesehatan yang berlaku,” demikian Budiman.

Kepala Puskesmas Arga Indah II, Mustofa Kadir, SKM mengatakan, kalau untuk anak pasutri yang berusia 15 tahun, hasil swabnya negative. Sehingga oleh tim kesehatan dari RSUD Bengkulu Tengah (Benteng) telah dikembalikan ke rumahnya dan tidak perlu menjalani isolasi.

“Kalau suami diketahui telah mengidap penyakit ginjal dan kerap melakukan cuci darah di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu. Diperkirakan kalau sang suami mendapatkan penyakit Covid-19 saat di rumah sakit,” jelasnya.

Dari hasil tracing yang dilakukan terdapat 8 orang yang pernah mengalami kontak dengan pasien. Namun empat orang warga telah Rapid Test dan hasilnya negatif. “Kemudian untuk empat orang lainnya, akan segera dilakukan pengambilan rapid test dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Benteng, dr. Listikarini Hillen Widiastuti mengatakan pasien perempuan telah dirawat selama empat hari lalu. Keluhan demam, batuk, mual dan muntah. Adapun ruang perawatan khusus terpisah dari pasien penyakit biasanya.

“Isolasi bagi sang istri dilaksanakan hingga pengambilan swab kedua dan ketiga. Apabila nantinya sudah diambil swab kedua dan ketiga, kemudian semua hasil swabnya negatif, pasien baru boleh pulang dan dinyatakan sembuh. Pada saat ini pasien diobati dengan SOP terapi Covid-19. (jee)

Berita Lainnya

Ponpes Al Hasanah Berpeluang Belajar Tatap Muka

BENTENG – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hasanah berpeluang untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Titik terang …

%d blogger menyukai ini: