Selasa , 11 Agustus 2020
Home / Daerah / Lebong / 3 Rumdin Dokter Telan Dana Rp 1,8 M

3 Rumdin Dokter Telan Dana Rp 1,8 M


TERBENGKALAI: Salah satu aset lahan Pemkab Lebong yang belum termanfaatkan ini rencananya akan dipakai Dinkes untuk bangun rumdin dokter. (Foto ARIS/RB)

PELABAI – Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong akan membangun 3 rumah dinas (rumdin) untuk dokter. Pagu anggaran yang telah disiapkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) tahun ini Rp 1,8 miliar. “’Masing-masing rumdin dokter itu dianggarkan Rp 600 juta,”’ kata Kepala Dinkes Kabupaten Lebong, Rachman, SKM, M.Si.

Tiga rumdin dokter itu akan dibangun di lahan 3 Puskesmas berbeda. Yakni Puskesmas Semelako di Desa Semelako, Kecamatan Lebong Tengah, Puskesmas Rimbo Pengadang di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang dan Puskesmas Uram Jaya di Kecamatan Uram Jaya.

“Namun untuk lokasinya akan dibangun di lahan baru, bukan di lokasi ketiga Puskesmas itu sekarang,” terang Rachman.

Lahan yang akan dipakai adalah lahan milik Pemkab Lebong yang selama ini terdaftar sebagai aset yang belum termanfaatkan. Sengaja tidak dibangun di lokasi Puskesmas yang sekarang karena tiga Puskesmas itu akan direnovasi. “Namun karena lahan yang sekarang tidak memungkinkan, makanya harus dilakukan relokasi atau pembangunan unit baru di lahan yang baru sekaligus di lahan yang akan dibangun rumdin dokter tahun ini,” jelas Rachman.

Fisik bangunan Puskesmas akan dibangun tahun 2021. Bangunannya akan ditingkatkan seiring peningkatan pelayanan yang diberikan karena direncanakan Puskesmas itu juga melayani perawatan menginap. “Sebenarnya kami sudah mengusulkan pengadaan lahan ke Disperkim sejak tahun 2019 untuk relokasi pembangunan tiga Puskesmas itu, tetapi sayangnya APBD kita minim sehingga kami putuskan pakai lahan Pemkab yang tidur itu saja,” ungkap Rachman.

Untuk pembangunan rumdin dokter, versi Rachman prosesnya saat ini sudah masuk tahap lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Lebong. Lahan yang disiapkan rata-rata berukuran lebih 5.000 meter persegi atau setengah hektare. Diharapnya proses lelang bisa dituntaskan bulan ini sehingga Agustus sudah bisa dimulai pekerjaan fisiknya. “’Kegiatan ini agak telat karena dampak penundaan sejumlah kegiatan akibat pandemi Covid-19,” tutup Rachman.(sca)

Berita Lainnya

Tengah Bulan, BOS Tahap III Cair

PELABAI – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai …

%d blogger menyukai ini: