Rabu , 23 September 2020
Home / Daerah / Kaur / Antisipasi Jembrana, Siapkan 1.900 Vaksin

Antisipasi Jembrana, Siapkan 1.900 Vaksin

VAKSIN: Nampak petugas Dinas Pertanian Kaur saat memberikan vaksinasi jembarana untuk sapi bali.

KOTA BINTUHAN – Dinas Pertanian Kabupaten Kaur saat ini telah menyiapkan 1.900 vaksin jembrana untuk sapi Bali yang ada di Kaur. Bahkan proses pemberian vaksin sudah berjalan di berbagai kecamatan yang ada di Kaur. Pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk membantu para peternak supaya sapinya tidak terserang penyakit mematikan tersebut.

Peternak yang ingin sapinya divaksinasi dapat melapor ke desa dan Dinas Pertanian langsung. Sehingga bisa dijadwalkan kapan vaksinasi dilakukan.

“Untuk tahun ini kuota kita 1.900 vaksinasi untuk sapi bali khususnya untuk vaksi jembrana dan ini sudah kita sampaikan ke setiap desa untuk warga yang ingin sapinya di vaksinasi untuk menyiapkan ternaknya. Minimal sudah dikandangkan dan sudah dalam satu kelompok, agar lebih mudah melakukan pemberian vaksinasi jembrana ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Kaur Nasrul Rahmat, S.Hut, M.Si melalui Kasi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Winnizar.

Penyebaran virus jembrana ini dapat terjadi melalui lalat. Pemberian vaksinasi jembrana ini setiap tahun terus dilakukan oleh Dispertan Kaur untuk mengatasi sapi mati mendadak. Kendati demikian penyakit ini di Kaur masih belum begitu banyak, namun tetap harus diwaspadai. Karena jika ada yang terkana maka akan cepat menyebar ke sapi lainnya.

Untuk mengatasi jembrana ini sudah ada 1.900 vaksin yang disiapkan Dispertan Kaur untuk tahun ini dari jumlah yang ada saat ini sudah lebih setengah vaksin yang sudah terserap. Tidak hanya untuk sapi saja tahun ini ada juga pemberan vaksinasi gratis untuk hewan yang dapat menyebabkan rabies. Jumlah vaksin yang disiapkan mencapai 4.100 vaksin khusus untuk hewan seperti kucing, anjing, karena ada sebagainya.

“Semua kegiatan vaksinasi baik itu sapi bali, kemudian hewan yang dapat memimbulkan penyakit rabies juga sudah berjalan saat ini. Untuk laporan per kecamatan dan sebagainya masih belum kita kumpulkan karena masih dalam proses. Kita harapkan program ini di tahun 2021 yang akan datang akan terus kita tingkatkan lagi,” pungkas Winnizar. (cik)

Berita Lainnya

Festival Daerah Tunggu APBDP

PELABAI – Sejauh ini, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong baru melaksanakan 2 …

%d blogger menyukai ini: