Sabtu , 26 September 2020
Home / ACT / Lumbung Sedekah Pangan, Menjadi Solusi Lewati Pandemi dan Resis Ekonomi

Lumbung Sedekah Pangan, Menjadi Solusi Lewati Pandemi dan Resis Ekonomi

Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan

BENGKULU – Kemiskinan semakin tinggi saat Covid-19 telah merajalela di setiap Negara, khususnya Indonesia. Di kuartal I tahun 2020, BPS telah mencatat pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami penurunan hinga minus 2,97% dan di kuartal ke II menginjak minus 5,32%. Hal ini menjadi sebuah delamatik, bagi rakyat Indonesia khususnya Provinsi Bengkulu saat pandemi terus menghantui.

Korban Covid-19 yang terus bertambah, menjadi perhatian besar saat ini. Kementrian Kesehatan Indonesia mencatat hingga Senin lalu, ada sebanyak 127.083 kasus Covid di Indonesia dan di Bengkulu tercatat sebanyak 253 kasus yang terjadi. Jumlah ini yang di prediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun kelak. Hal inilah yang menjadi PR untuk Pemerintah dan Masyarakat Indonesia terkait Covid-19 yang melanda.

Akan tetapi, akibat penurunan ekonomi yang telah menginjak minus 5,32%. Banyak masyarakat Indonesia merasakan dampak yang luar biasa. Dari Pendapatan yang berkurang, terjadi PHK, Kemiskinan terus meningkat dan lain sebagainya. Membuat kehidupan saat ini, begitu sulit untuk di jalani oleh banyak orang di Indonesia.

Oleh sebab itu, ACT-MRI Bengkulu membuat sebuah Gerakan Lumbung Sedekah Pangan untuk masyarakat Bengkulu. Program kemanusiaan yang bertujuan untuk bisa selalu membersamai masyarakat Bengkulu saat pandemi terus melanda dan saat terjadinya Resis Ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini.

Ngobrol Kemanusiaan Sedekah Lumbung Pangan

“Program Lumbung Sedekah pangan ini adalah bentuk ikhtiar kami dalam membersamai ummat, khususnya di Bengkulu. Dengan Lumbung Sedekah Pangan ini, kami berharap bisa membantu meringankan beban-beban saudara-saudara kita yang membutuhkan saat ini. Lumbung Sedekah Pangan, dengan bentuk Etalase Kemanusiaan ini,” ujar Kepala Cabang ACT Bengkulu, Syamsul Fajri Oktario.

Dikonsep dengan cara gotong royong dan kerja sama, untuk bisa menjalankannya. Karena dengan Etalase kemanusiaan ini, siapapun bisa meletakkan bahan pokok pangannya di Etalase dan siapapun bisa mengambil bahan pokok pangannya yang tersedia di Etalase. Tak perlu banyak untuk bersedekah, dengan sedikit bahan pangan kita dirumah saja, itu bisa diberikan. “Tentunya, gerakan Sedekah Pangan ini harus kita jalankan secara bersama-sama. Dengan semangat tolong menolong, gotong royong Insya Allah permasalahan yang melanda kita saat ini akan mudah terlewati dan kebermanfaatan akan semakin luas,” katanya.

Program yang akan dilaunching ini, pada awalnya akan dilakukan di Kota Bengkulu. Dengan meletakkan Etalase Kemanusiaan ke titik yang telah ditentukan.

Marketing Komunikasi ACT Bengkulu, Apra Julianda Poetra mengatakan, ACT-MRI Bengkulu akan meletakkan di pemukiman warga, masjid dan tempat perbelanjaan. “Lalu, kami ACT-MRI Bengkulu membuka Posko Wilayah Lumbung Sedekah Pangan untuk masyarakat Bengkulu yang ingin memberikan paket sembakonya untuk mendukung program sedekah pangan ini,” ujarnya.

Dengan Paket Sembako yang diberikan, akan distribusikan ke Etalase-etalase Kemanusiaan yang telah tersedia di setiap titik yang ada. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Bengkulu, menjelang hari kemerdekaan ini mari tumbuhkan kembali semangat gotong royong, tolong menolong dan kerja sama dalam melewati masa sulit yang kita alami saat ini.

“Jika kita semua melakukan kebaikan ini, dengan memberikan sedekah pangannya. Maka, banyak pula saudara-saudara kita akan terbantu dan kita akan terasa muda melewati kesulitan yang sedang kita alami saat ini. Hari ini kita berbagi, suatu saat Allah yang akan mengganti,” tutupnya. (rls)

Berita Lainnya

Zakat Muzaki Indonesia Mewujud Makanan Bergizi untuk Gaza

Global Zakat – ACT menghadirkan makanan bergizi untuk masyarakat Gaza. Masih di tengah pandemi Covid-19 …

%d blogger menyukai ini: