Sabtu , 28 November 2020
Home / Borgol / Parkir di Pinggir Jalan, Warga Kebun Geran Jadi Korban Penganiayaan

Parkir di Pinggir Jalan, Warga Kebun Geran Jadi Korban Penganiayaan

TKP: Saat parkir di kawasan Kelurahan Kampung Bali inilah Edi (55) warga Kelurahan Kebun Geran menjadi korban penganiayaan. (foto: febi/rb)

BENGKULU – Edi (55) warga Kelurahan Kebun Geran Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu menjadi korban penganiayaan saat sedang parkir di depan kantor PO SAN di Kelurahan Kampung Bali, Rabu (19/8) pagi.

Dijelaskan korban, peristiwa berawal saat korban seusai salat Subuh berjalan-jalan menggunakan sepeda motor miliknya, namun saat tiba di lokasi korban beristirahat. Saat beristirahat dan memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan, korban melihat seorang ibu yang duduk dengan sejumlah pemuda yang diduga sedang mabuk lem.

“Pas di lokasi saya ketemu ibu-ibu kayaknya mau berangkat ke luar kota. Saya bilang kepada ibu itu gak usah duduk di sana karena kata orang sini pemuda itu sering ngelem. Pas sudah ngomong kayak gitu, tidak lama saya langsung dipukul dari belakang pakai batu oleh pemuda itu tadi,” jelas korban, Kamis (20/8).

Saat di atas motor korban langsung dipukul menggunakan batu oleh pelaku sehingga korban mengalami robek di kepala dan berdarah.

“Dipukul pakai batu sebanyak 1 kali. Langsung bercucuran darah dan robek tepat di kepala saya,” tambah korban.

Setelah mengalami luka korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. Sementara itu korban harus mendapatkan jahitan di kepala akibat luka robek. (tok)

Berita Lainnya

Diduga Selingkuh, ASN Provinsi Dilaporkan Suami ke Polisi

BENGKULU – JU (52) warga Kelurahan Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, Jumat (27/11) …

%d blogger menyukai ini: