Rabu , 25 November 2020
Home / ACT / Air Minum Wakaf Tunjang Kebutuhan Warga Gaza

Air Minum Wakaf Tunjang Kebutuhan Warga Gaza

WAKAF: Air minum wakaf diperuntukkan bagi warga Gaza. (foto: ist/rb)

Selain bantuan air bersih dari Humanity Water Tank, Air Minum Wakaf hadir menunjang kebutuhan air minum warga Gaza. Sejak serangan Israel terus menerus menghantam Gaza, kerusakan besar infrastuktur dialami Gaza. Hal itu pun mencemari sumber air.

GAZA – Sebagian besar keluarga di Gaza kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, termasuk membeli air bersih. Bahkan, untuk mendapatkan air bersih dari sumber air gratis pun mereka kesulitan. Kerusakan infrastruktur akibat serangan Israel membuat sumber air Gaza tercemar dan tidak bisa dikonsumsi.

Aksi Cepat Tanggap pun terus mengantarkan bantuan air minum, sedekah para dermawan di Indonesia. Bersama Global Wakaf, Air Mineral Wakaf dibagikan untuk warga Nahir Albarad di Gaza Selatan, Ahad (16/8). Distribusi pun dilanjut pada Kamis (20/8), giliran warga Almoghraqa yang menikmati air minum gratis. Hampir dua ribu botol air kemasan ukuran satu liter dibagikan pada pekan ini.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response – Aksi Cepat Tanggap menerangkan, bantuan Air Minum Wakaf merupakan salah satu ikhtiar dalam menyokong kebutuhan air bersih masyarakat Palestina.

“Kali ini, bantuan hadir melalui wakaf para dermawan. Mari kita dukung Air Minum Wakaf dengan wakaf terbaik kita melalui Global Wakaf atau transfer melalui nomor rekening BNI Syariah 6600001124 atas nama Global Wakaf,” kata Said.

Penyediaan air bersih untuk warga Palestina senantiasa dilakukan melalui program Humanity Water Tank dan Sumur Wakaf. Humanity Water Tank secara rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah Gaza, menyasar keluarga prasejahtera, masjid, sekolah, dan rumah yatim. Sementara Sumur Wakaf dibangun di titik-titik strategis agar bisa dijangkau masyarakat yang membutuhkan air bersih. (rls)

Berita Lainnya

Merespon Banjir Kalimantan di Tengah Pandemi Covid-19

Banjir yang menggenangi sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan belum juga surut. …

%d blogger menyukai ini: