Rabu , 23 September 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Gagal, Penangkaran Mikih Kembali Dicoba

Gagal, Penangkaran Mikih Kembali Dicoba

MUKOMUKO – Upaya penangkaran dan pembesaran ikan mikih tahap pertama terbilang gagal. Baik percobaan di aquarium maupun di kolam. Ini dikemuka Kepala Dinas Perikanan Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si. “Sayangnya percobaan pembesaran ini belum berhasil. Ratusan anak ikan Mikih di aquarium mati setelah berusia sekitar dua bulan,” ungkapnya.

Sedangkan penangkaran dan pembesaran di kolam, ratusan anak ikan mikih hilang tanpa jejak. Padahal anak ikan mikih itu rata-rata berukuran sebesar jari tangan orang dewasa. “Ada keanehan yang di kolam BBI. Setelah dua bulan dan sudah ada perkembangan dari sebesar pangkal lidi sapu sampai sebesar jari tangan, anak ikan mikih itu hilang,” ujar Eddy.

Jika anak-anak ikan mikih itu mati, mestinya ada bangkai yang ditemukan. Demikian juga jika diperkirakan ada ikan predator, maka sejak baru dimasukkan ke kolam, ikan akan habis. Untuk lebih memastikan, pengelola BBI sudah melakukan pengurasan kolam. Tetap saja di dasar kolam tidak ditemukan bangkai ikan ataupun anak ikan yang masih hidup. “Ikan predator kita yakin tidak ada. Kalau benar ada, maka waktu ikan masih kecil pasti sudah disantap predator,” sambung Eddy.

Ditambahkan Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Mukomuko, Azbas, meski ada kejadian tersebut, pihaknya akan tetap melanjutkan upaya pelestarian ikan mikih. Agar ikan khas Mukomuko ini tidak punah. “Apalagi kita sekarang sudah tahu waktu yang tepat untuk menangkap anak ikan mikih yang baru menetas di muara sungai Air Dikit,” kata Azbas.

Selain itu, pihaknya ke depan akan berkoordinasi dengan Balai Riset Perairan Umum dan Penyuluhan Palembang, Sumatera Selatan. Membantu penelitian pembudidayaan ikan liar, seperti ikan mikih di Mukomuko. “Percobaan tahap pertama, kita dapat mengetahui anak ikan ini bisa hidup di aquarium dan kolam selama dua bulan. Dengan diberikan pakan cacing khusus. Ke depan akan dicoba diberikan makanan alami seperti lumut. Kita akan tetap berupaya sampai ini berhasil,” demikian Azbas.(hue)

Berita Lainnya

Pemilik 138 Kayu Kaleng Terungkap

MUKOMUKO – Polres Mukomuko, akhirnya berhasil mengungkap temuan kayu berukuran balok kaleng sebanyak 138 batang. …

%d blogger menyukai ini: