Rabu , 23 September 2020
Home / Metropolis / Gagas Program untuk Nelayan

Gagas Program untuk Nelayan

TERIMA: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menerima audiensi pengurus SNNU di Gedung Daerah Balai Raya Semarak, Rabu (16/9). (foto: ist/rb)

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA mengatakan Pemprov Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu menggagas beberapa program untuk nelayan. Program ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan yang merupakan salah satu Pemprov Bengkulu.

“Kalau untuk program pelatihan nelayan itu sudah ada dan sering kita lakukan.  Langkah selanjutnya adalah melaksanakan program-program lain untuk pemberdayaan para nelayan,” kata Rohidin saat menerima audiensi bersama pengurus Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah Balai Raya Semarak, Rabu (16/9).

Lanjut Rohidin, beberapa program pemberdayaan bagi nelayan ini dapat berupa tentang pengelolaan produk, pengelolaan keuangan sederhana maupun membentuk kelompok usaha bersama. Program-program tersebut akan dibahas dan ditindaklanjuti lebih lanjut. Rohidin juga menyampaikan apresiasi kepada SNNU yang telah mewadahi aspirasi para nelayan.

“Kami sangat mengapresiasi keberadaan organisasi SNNU ini.  Karena sosialisasi program-program untuk mendongkrak  kesejahteraan nelayan melalui pendekatan kultural keagamaan akan lebih efektif. Contahnya, bisa saja melalui pengajian bulanan,” beber Rohidin.

Ibnu Hafaz Mazni, pengurus SNNU Provinsi Bengkulu, menerangkan SNNU merupakan wadah dan sarana mengayomi para nelayan, pelaku usaha kelautan, dan masyarakat pesisir. Tujuannya untuk  pemberdayaan usaha pemanfaatan laut, dan usaha perikanan budidaya yang bermuara pada kesejahteraan nelayan dan kemaslahatan bangsa Indonesia. Saat ini ada sekitar 200 nelayan yang bernaung di SNNU Provinsi Bengkulu. Harapannya agar kehidupan nelayan di Bengkulu ini lebih sejahtera.

“Selama ini para nelayan sangat identik dengan kemiskinan, karena kita lihat pada kenyataanya kehidupan nelayan secara mayoritas memang kurang memadai. Untuk itu SNNU hadir menjembatani nelayan dan pemerintah,” demikian Ibnu. (key)

Berita Lainnya

Data Guru Belum Valid, Pemberkasan TPG Dimulai

BENGKULU – Pengusulan penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan III sudah dimulai. Tahap awal, …

%d blogger menyukai ini: