Rabu , 21 Oktober 2020
Home / Daerah / Mukomuko / OPD Rapor Merah Bertambah

OPD Rapor Merah Bertambah

MUKOMUKO – Memasuki pertengahan Oktober, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlabel rapor merah dalam penyerapan anggaran, bertambah. Jika di 31 Agustus 2020, hanya 4 OPD rapor merah, sekarang bertambah menjadi 7 tujuh OPD.

Diantaranya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko, Kecamatan Kota Mukomuko, Dinas Ketahanan Pangan (Dishantan), Dinas Perikanan, Dinas Sosial (Dinsos), Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora).

Sebelumnya OPD yang rapor merah di 31 Agustus 2020, hanya Dinsos, BKD, Disparpora dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Artinya, di akhir September, Dinas Perkim berhasil keluar dari label rapor merah. Sedangkan sejumlah OPD yang sebelumnya hanya rapor kuning, akhirnya sekarang malah menjadi penambah daftar OPD yang rapor merah.

Dari total tujuh OPD rapor merah ini, pagu anggaran seluruhnya Rp 142,2 miliar. Nyatanya, dari pagu itu, baru terserap Rp 73,3 miliar. Terdiri Belanja Tak Langsung (BTL) Rp 23,4 miliar dan Belanja Langsung (BL) Rp 49,9 miliar.

Ketujuh OPD dimaksud, masih menyisakan anggaran sekitar Rp 68,8 miliar, yang belum terserap. Dana sebesar itu harus maksimal terserapnya diwaktu kurang dari tiga bulan lagi.

Pejabat Penghubung Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP mengatakan, ketujuh OPD itu mendapatkan rapor merah karena serapan anggarannya jauh dibawah yang ditargetkan. Semestinya, setiap OPD, serapannya minimal 65 persen. Nyatanya, ketujuh OPD itu persentase serapannya dibawah 57 persen. “OPD-OPD ini perlu evaluasi. Supaya di bulan berikutnya tidak merah lagi,” sampai Hari.

Rincinya lanjut Hari, RSUD serapannya baru 55,84 persen dari pagu anggaran Rp 81,7 miliar. Sehingga OPD ini masih harus membelanjakan anggaran Rp 36,1 miliar. BKD baru 46,15 persen dari pagu Rp 32,3 miliar. Masih menyisakan Rp 17,4 miliar.

Selanjutnya Kecamatan Kota Mukomuko dari pagu Rp 5,8 miliar, masih menyisakan Rp 2,6 miliar. Dinas Sosial, pagu Rp 4,1 miliar, masih tersisa Rp 2,1 miliar. Dinas Perikanan pagu Rp 4,6 miliar, tersisa Rp 2,2 miliar lagi. Dinas Ketahanan Pangan, pagu dana Rp 3,8 iliar, masih belum membelanjakan sebanyak Rp 1,8 miliar lagi.

“Kita sudah mendesak, agar sejumlah OPD ini, meningkatkan serapan anggarannya. Dan kondisi dari setiap OPD ini, sudah kita laporkan ke Plt. Bupati Mukomuko, Sekda Mukomuko, Inspektorat dan juga ke Kepala Bapelitbangda untuk dievaluasi,” tukas Hari.(hue)

 

OPD Rapor Merah

OPD Pagu BTL BL Jumlah
RSUD  Rp     81.757.999.500  Rp  11.487.013.500  Rp  34.170.146.269  Rp  45.657.159.769
Kota Mukomuko  Rp       5.890.800.500  Rp     2.645.617.189  Rp        577.953.005  Rp     3.223.570.194
Dinas Ketahanan Pangan  Rp       3.865.496.500  Rp     1.449.670.625  Rp        602.999.765  Rp     2.052.670.390
Dinas Perikanan  Rp       4.647.968.000  Rp     1.688.763.136  Rp        703.606.587  Rp     2.392.369.723
Dinas Sosial  Rp       4.175.597.000  Rp     1.223.415.999  Rp        799.381.223  Rp     2.022.797.222
BKD  Rp     32.334.938.935  Rp     3.591.271.727  Rp  11.330.819.924  Rp  14.922.091.651
Disparpora  Rp       9.554.509.550  Rp     1.350.740.536  Rp     1.739.224.310  Rp     3.089.964.846

 

 

Berita Lainnya

Sering Rusak, Mesin ATM di Pemda Segera Diganti

MUKOMUKO – Mesin Anjungan Mandiri Tunai (ATM) milik Bank Bengkulu yang berada di bawah Kantor …

%d blogger menyukai ini: