Rabu , 21 Oktober 2020
Home / Borgol / Maling Gasak Puluhan Tanaman Hias Warga Belakang Pondok

Maling Gasak Puluhan Tanaman Hias Warga Belakang Pondok

KEMALINGAN: Dewi Murni (69), warga Kelurahan Belakang Pondok Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu harus kehilangan tanaman hias miliknya yang digasak pencuri. (foto: febi/rb)

BENGKULU – Tren masyarakat mengoleksi tanaman hias Aglonema atau bunga keladi saat ini, membuat para pelaku pencurian menjadikan tanaman tersebut sebagai incaran karena bernilai harga jual yang cukup tinggi. Seperti yang dialami Dewi Murni (69), warga Kelurahan Belakang Pondok Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. Ia harus kehilangan puluhan tanaman hias miliknya yang digasak pencuri, Kamis (15/10) malam.

Aksi pencurian tanaman hias yang terjadi di kediamannya sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumahnya. Diceritakan korban, peristiwa pencurian tanaman hias yang dialaminya berawal saat dirinya tengah tertidur di dalam rumah. Kemudian pelaku yang dari rekaman CCTV berjumlah satu orang, datang ke teras rumah korban dan mengambil tanaman hias dengan cara mencabut tanaman tersebut sebanyak 5 jenis dari pot bunganya.

“Ketahuannya waktu keluar rumah lihat bunga ini sudah hilang, hanya tertinggal pot bunganya saja. Waktu di cek CCTV terlihat kalau ada orang yang mengambilnya,” ungkap korban, Jumat (16/10).

Ia menjelaskan, kejadian tersebut tidak hanya terjadi di kediamannya. Selama satu minggu terakhir banyak tanaman hias milik warga setempat turut hilang diduga dicuri. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 1 juta dan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Kalau bunga ini sebenarnya tidak jadi masalah, kita laporkan tindakan ini agar tidak terjadi peristiwa pencurian dalam bentuk lain,” tambahnya. (tok)

Berita Lainnya

Jadi Tersangka Dugaan Korupsi BBM, Sekwan Seluma Segera ke Jaksa

BENGKULU – Sekretaris DPRD Seluma berinisial ES yang sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik Subdit Tipikor …

%d blogger menyukai ini: