Kamis , 26 November 2020
Home / Breaking News / Kepulauan Mentawai Diguncang 3 Kali Gempa

Kepulauan Mentawai Diguncang 3 Kali Gempa

PUSAT GEMPA: Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak sekitar 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. (foto: ist/rb)

BENGKULU – Gempa bumi terjadi lagi. Pada Senin (19/10) siang terjadi sebanyak 3 kali guncangam gempa tektonik yang berkekuatan di atas 5 skala richter (SR). Kepala Stasiun Geofisika Kepahiang, Litman, ST, M.Ling dalam rilis tertulisnya menjelaskan gempa pertama pukul 14.47 WIB wilayah Pagai Selatan.

Dijelaskan, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,6 dan M=5,7. Episenter terletak pada koordinat 3,36 LS – 100,29 BT dan 3,31 LS–100,40 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak sekitar 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 13 km dan 17 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik,” ungkap Litman, Senin (19/10).

Ditambahkannya, dua gempa pertama ini dirasakan di daerah Padang, Painan, Mentawai, Mukomuko II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Utara I-II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tambahnya.

Dilanjutkannya, dari hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 9 kali aktivitas gempa bumi dengan magnitudo di atas M=5,0 di Pagai selatan. Dia memgimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” imbaunya.

Sementara itu, untuk gempa ketiga yakni pada pukul 15.14 WIB, yang berlokasi 3.34 LS,100.37 BT (36 km Barat Daya Pulau Pagai Selatan Sumatera Barat dengan kedalaman 19 Km. (zie/rls)

Berita Lainnya

Kapolres Pimpin Sertijab Kapolsek Teluk Segara

BENGKULU – Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, Kamis (26/11) pagi memimpin langsung kegiatan upacara serah …

%d blogger menyukai ini: