Senin , 30 November 2020
Home / Breaking News / Perbaiki Dulu Jaringan Internet

Perbaiki Dulu Jaringan Internet

Doni Swabuana, ST, M.Si (Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Lebong)

LEBONG SELATAN – Banyaknya program dengan aplikasi berbasis elektronik yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, Anggota DPRD Kabupaten Lebong, Mahdi, S.Sos meminta Pemkab Lebong melakukan evaluasi. Dari kacamatanya, sejumlah aplikasi tidak berjalan maksimal karena belum didukung fasilitas memadai. ”Salah satu kendalanya jaringan internet, makanya perbaiki dulu jaringan internet di Lebong,” kata Mahdi.

Diakuinya, sejumlah aplikasi elektronik itu sangat menunjang asas transparansi, efektif dan efisien. Namun jika penerapannya masih banyak menemui kendala, dikhawatirkan semakin memboroskan anggaran. Dicontohkannya absensi PNS yang menggunakan sistem elektronik. ”Buktinya saat ini dihentikan dulu karena sebulan diuji coba, banyak meninggalkan permasalahan,” papar Mahdi.

Jika Pemkab Lebong tetap berkeinginan penuh menerapkan aplikasi elektronik, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2021, harus diusulkan program peningkatan jaringan internet. Khususnya pembangunan mini tower di sejumlah titik yang belum tersentuh internet. ”Kalau tidak memungkinkan pihak penyedia yang membangun prasarananya, ya Pemkab Lebong yang harus menyiapkannya,” tukas Mahdi.

Jika menunggu penyedia, sulit bagi Pemkab Lebong memaksimalkan program pelayanan berbasis elektronik karena ada perhitungannya. Setiap penyedia merupakan perusahaan yang memperhitungkan untung dan ruginya dalam berinvestasi di suatu daerah. Itu artinya Pemkab Lebong harus berkorban menyiapkan prasarananya. ”Kalau jaringan internet masih seperti inilah, apapun aplikasi canggih yang diluncurkan tidak akan berjalan maksimal,” jelas Mahdi.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Lebong, Donni Swabuana, ST, M.Si memastikan di RAPBD 2021 telah mengusulkan dana Rp 1 miliar lebih untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah daerah yang masih blank spot. Salah satunya di Kecamatan Topos, Kecamatan Rimbo Pengadang dan Kecamatan Pinang Belapis. ”Jika diakomodir, mudah-mudahan tahun depan tidak ada lagi daerah yang blank spot jaringan internet,” tandas Donni.(sca)

Berita Lainnya

Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Imbau dan Bagikan Masker

BENGKULU – Personel UKL II Polres Bengkulu Polda Bengkulu menggelar operasi yustisi tentang penerapan dan …

%d blogger menyukai ini: