Minggu , 24 Januari 2021
Home / Breaking News / Miliki UPTD Metrologi, Target Hanya Rp 30 Juta

Miliki UPTD Metrologi, Target Hanya Rp 30 Juta

TERA: Tim Metrologi Disperindagkop dan UMK Mukomuko saat melakukan tera ulang pada timbangan TBS kelapa sawit.

MUKOMUKO – Sekalipun sudah memiliki Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Metrologi, namun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini hanya Rp 30 juta. Padahal dana ratusan juta bahkan mencapai miliaran digelontorkan untuk membentuk dan memfasilitasi beroperasinya UPTD tersebut.

Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Mukomuko, Nurdiana, SE, M.AP mengatakan, meski hanya ditarget Rp 30 juta, ia yakin realisasi nantinya bisa melebihi dari angkat tersebut. Ini dibuktikan di tahun ini, dari target hanya Rp 30 juta, tapi jajarannya mampu menyumbangkan untuk PAD hingga Rp 50 juta.

“Berkat kerja keras tim di lapangan, tahun ini kita bisa menyumbangkan PAD sebesar Rp 50 juta. Jadi nanti kami akan berusaha keras supaya retribusi yang kami dapatkan dari Metrologi lebih dari itu. Minimal sama di tahun 2020 ini,” ujar Nurdiana.

Sasaran dalam mengejar retribusi bidang Metrologi dengan melakukan tera dan tera ulang timbangan milik perusahaan. Lalu tera dan tera ulang takaran minyak di satuan pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan yang lainnya.

Peluang itu terbuka karena setiap tahunnya izin timbangan termasuk izin takaran habis. Pemilik usaha wajib melakukan perpanjangan izin tersebut. “Untuk mendapatkan perpanjangan izin, maka tim harus melakukan pengecekan terhadap timbangan maupun takaran. Saat pengecekan itulah, kita mendapatkan retribusi untuk daerah,” kata Nurdiana.

Adapun jumlah sasaran kegiatan tera dan tera ulang timbangan milik perusahaan termasuk takaran minyak di SPBU mencapai puluhan unit. Sedangkan untuk kesiapan tim, hingga sekarang ini tidak ada masalah lagi. Sebab kendaraan operasional untuk tim sudah ada, termasuk tenaga ahli tera dan tera ulang juga sudah tersedia.

“Kalau masalah sudah tidak ada, paling hanya anggaran operasional tim saja. Meski begitu, tidak menjadi permasalahan besar bagi tim untuk melakukan kegiatan tera dan tera ulang puluhan timbangan dan takaran. Dengan banyaknya target itu, mudah – mudahan saja target PAD yang ditetapkan dapat terpenuhi,” tandasnya.(hue)

Berita Lainnya

Usai Demo, Nelayan Pulau Baai Akan Dimediasi Polda Bengkulu Senin Mendatang

BENGKULU – Setelah melakukan pemblokadean arus lalu lintas di kawasan jalan Simpang Kandis Kampung Melayu …

%d blogger menyukai ini: