Selasa , 19 Januari 2021
Home / Breaking News / Akhir Tahun, Pembuatan SKCK Meningkat

Akhir Tahun, Pembuatan SKCK Meningkat

PENCARI KERJA: Nampak para pencari kerja di Kaur saat mengajukan pembuatan SKCK di Polres Kaur. (Foto Albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Jelang tahun baru 2021, banyak pengajuan pembuatan SKCK di Mapolres Kaur. Mereka yang mengajukan pembuatan SKCK sebagian besar adalah remaja yang sudah tamat SMA sederajat yang belum mendapatkan pekerjaan.  SKCK ini nantinya akan dipergunakan untuk mencari kerja di luar Kabupaten Kaur.

Bahkan dari pantauan RB, dalam waktu satu minggu ini pengajuan pembuatan SKCK di Sat Intelkam Polres Kaur terus saja bertambah. Rupanya para pencari kerja ini memanfaatkan momen pergantian tahun untuk merantau ke luar daerah. Mencari pekerjaan di ibukota.

“Kita akui akhir tahun, usai lebaran dalam setiap tahunnya memang banyak yang mengajukan pembuatan SKCK. Salah satunya persiapan untuk mereka mencari kerja baik itu di instansi pemerintahan maupun di perusahaan swasta,” kata  Kapores Kaur AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH melalui Kabag Ops AKP Fahrul Ikwan.

Kendati banyak yang mengajukan pembuatan SKCK saat akhir tahun ini namun jumlahnya tidak sebanyak saat lebaran. Apalagi saat kondisi Covid-19 seperti saat ini jumlah pencari kerja yang membuat SKCK pun tidak terlalu banyak. Kendati demikian dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya pengajuan SKCK akhir tahun ini lebih meningkat. Dan didominasi oleh remaja yang ingin mencari kerja ke luar daerah.

Salah satu pembuat SKCK, Windi saat datang ke Mapolres Kaur beberapa waktu yang lalu mengaku sengaja membuat SKCK karena usai tahun baru ingin mencari kerja ke pulau Jawa. Apalagi pekerjaan di Kaur selama ini baginya hanya cukup untuk makan saja. Sehingga ingin merantau dan mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa.

“Kita mau merantau pak, coba-coba ke pulau Jawa karena di Kaur pabrik dan sebagainya belum ada buka lowongan bahkan mereka ada pengurangan karyawan saat Covid-19. Untuk tahun 2021 coba keberuntungan di Jawa, karena kebetulan ada kakak yang tinggal di Jawa dan siap mencarikan pekerjaan. Makanya semua persiapan sudah kita lengkapi, mulai SKCK, kartu kuning dan sebagainya,” pungkas pemuda Tanjung Kemuning ini. (cik)

Berita Lainnya

Rawan Bencana, Tak Punya Alat Berat

PELABAI – Status Kabupaten Lebong yang masuk daftar daerah rawan bencana, tampaknya tidak dianggap suatu …

%d blogger menyukai ini: