Selasa , 19 Januari 2021
Home / Borgol / Diduga Kena Percikan Api dari Knalpot Motor, SPBU di Kaur Terbakar, Satu Korban Luka dan Empat Motor Hangus

Diduga Kena Percikan Api dari Knalpot Motor, SPBU di Kaur Terbakar, Satu Korban Luka dan Empat Motor Hangus

TERBAKAR: Satu unit SPBU di Kabupaten Kaur yaitu SPBU 2438936 yang berada di Desa Sukamenanti Kecamatan Maje terbakar, Kamis (31/12). (foto: albertus/rb) 

KOTA BINTUHAN – Satu unit SPBU di Kabupaten Kaur yaitu SPBU 2438936 yang berada di Desa Sukamenanti Kecamatan Maje terbakar, Kamis (31/12). Akibat kebakaran tersebut saat ini SPBU tersebut berhenti operasi. Kejadian yang cukup menghebohkan tersebut terjadi pukul 09.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun satu pompa SPBU dan empat unit motor terbakar.

Dari keterangan pihak Polres Kaur, api yang menyebabkan SPBU terbakar karena adanya percikan api dari salah satu motor yang sudah mengisi BBM, saat itu menyambar ke selang pompa BBM premium. Motor tersebut adalah motor milik Jailani (51), warga Desa Sukamenanti Kecamatan Maje Kabupaten Kaur. Akibat kejadian ini Jailani mengalami luka memar di tangan sebelah kiri. Beruntung api tidak menyambar tubuh korban namun motor korban dan lainnya ikut terbakar.

“Untuk sementara dari keterangan di lapangan kejadian kebakaran ini karena kecelakaan. Dugaan api yang membakar SPBU berasal dari percikan api yang keluar dari knalpot motor salah satu warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, saat ini tim identifikasi kita masih melakukan pengecekan lebih lanjut,” kata Kapolres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH, Kamis (31/12) siang.

Data terhimpun, Jailani mengisi BBM jenis premium menggunakan sepeda motor. Setelah mengisi BBM jenis premium tersebut lalu Jailani menghidupkan kendaraannya. Saat itulah api keluar dari knalpot motornya. Secepat kilat menyambar pompa premium yang mengakibatkan mesin pompa tersebut terbakar.

Sementara warga dan petugas SPBU yang melihat kejadian langsung berupaya memadamkan api di SPBU H Sirajuddin tersebut. Kurang lebih satu jam api pun bisa dipadamkan oleh warga dan petugas SPBU. Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak SPBU terkait jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sedangkan korban Jailani sampai saat ini masih dirawat di rumah dan tidak ingin dirawat di Puskesmas. “Untuk kerugian belum bisa kita perkirakan karena saat ini pihak SPBU masih bersih pascakebakaran,” pungkas Kapolres Kaur. (cik)

Berita Lainnya

Rawan Bencana, Tak Punya Alat Berat

PELABAI – Status Kabupaten Lebong yang masuk daftar daerah rawan bencana, tampaknya tidak dianggap suatu …

%d blogger menyukai ini: