Minggu , 17 Januari 2021
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Rehab Pecandu Narkoba Gratis

Rehab Pecandu Narkoba Gratis

PEMAKAI : Pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu saat diamankan Polres BS bersama BNNK (Foto RIO/RB)

KOTA MANNA –Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkulu Selatan (BS) mengumumkan pada semua pencandu narkoba atau obat lainnya untuk dapat mendatangi BNNK BS agar mendapatkan rehabilitasi. BNNK BS memastikan selama rehab tidak dipungut biaya alias gratis.

Dari data BNNK BS selama tahun 2020 pihaknya telah menangani 38 orang pencandu narkoba dari target 2020 hanya 20 orang. Dara jumlah itu BNNK menyebutkan kebanyakan pencandu sabu.

Sedangkan untuk tahun 2021 ini BNNK BS kembali membuka pintu agar orang yang sudah kecanduan narkoba untuk dapat rehab melalui BNNK BS.

Kepala BNNK BS AKBP. Ali Imron, SE mengatakan, pihaknya tidak membatasi jumlah orang yang rehab melalui BNNK, bahkan Ali memastikan tidak ada biaya alias gratis. Asalkan orang tersebut benar-benar ingin direhab dan menyatakan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya sebagai pencandu narkoba.

Disebutkan Ali, orang yang sudah kecanduan narkoba atau baru pencandu tidak bisa ditahan, langkahnya hanya direhab agar orang tersebut berhenti mengkonsumis barang itu. Langkah tersebut jelas Ali merupakan langkah terbaik yang disediakan oleh pemerintah untuk mengembalikan kehidupan pencandu agar normal.

“Ayo rehab, mau berapa jumlahnya silahkan datang ke BNNK kami pastikan tidak akan diproses hukum atau ditangkap. Gratis tidak ada biaya tujuan pemerintah baik,” ajak Ali

Bukan hanya pencandu atau korban, Ali mengajak pengedar sekaligus pecandu atau peluncur narkoba untuk membuka diri dan mengakui perbuatannya dan melakukan rehab melalui BNNK. Ali kembali menegaskan orang tersebut tidak akan ditangkap. Namun sebaliknya akan diayomi pemerintah dan dibina dengan baik sampai orang tersebut kembali normal.

“Kalau mau berubah pemerintah sudah membuka jalan, ayo rehab bagi siapapun itu,” papar Ali

Untuk tahun 2021 mendatang Ali menegaskan pihaknya akan melakukan beberapa agenda dan akan menangani dua Laporan Kejahantan Narkotika (LKN). “Sepanjang tahu 2020 memang tidak ada tangkapan BNNK, tapi untuk 2021 kita sudah punya dua LKN,” jelas Ali.(tek)

 

Berita Lainnya

Meski Telah Ada Vaksin, Wawali Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes 

BENGKULU – Saat ini Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan upaya penanganan pencegahan penularan Covid-19 dengan …

%d blogger menyukai ini: