Minggu , 17 Januari 2021
Home / Breaking News / Minta BWSS Alokasikan Rp 500 M

Minta BWSS Alokasikan Rp 500 M


PENYELAMATAN: Penyelamatan Benteng Anna, salah satu pekerjaan yang belum terealisasi tahun lalu dan bakal diwujudkan ditahun ini. (Foto Peri/rb)

MUKOMUKO – Pemkab Mukomuko berharap Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu mengalokasikan anggaran hingga Rp 500 miliar. Sebab di tahun 2020 lalu, banyak kegiatan yang gagal terealisasi. Padahal ada alokasi dana untuk Mukomuko sekitar Rp 300 miliar.

“Wajar kita minta sampai Rp 500 miliar, karena sebelumnya Rp 300 miliar, dan banyak belum terlaksana,” kata Wakil Bupati Mukomuko, Haidir, S.IP.

Selama ini lanjut Haidir, hampir 70 persen anggaran BWSS itu ke Mukomuko. Permintaan alokasi ratusan miliar itu, karena banyak pekerjaan yang perlu penanganan secepatnya di Kabupaten Mukomuko. “Banyak hal yang mendesak dan harus diatasi di Mukomuko,” kata Haidir.

Setidaknya ada tujuh pembangunan yang perlu segera ditangani BWSS. Antara lain, pengaman Sungai Muar dari erosi, khususnya di wilayah Kecamatan Ipuh. Lalu penanganan pendangkalan muara Air Hitam di Desa Sinar Laut Kecamatan Pondok Suguh. Sebab dari pendangkalan itu mengakibatkan sekitar 300 hektare sawah di wilayah tersebut terendam banjir.

Selain itu, penanganan erosi Sungai Selagan di Desa Teras Terunjam Kecamatan Teras Terunjam. Lalu penanganan erosi yang nyaris menghabiskan sisa bangunan Benteng Anna. Berikutnya penanganan infrastruktur irigasi di Daerah Irigasi Manjuto, penanganan banjir Sungai Air Buluh, dan pembangunan muara Sungai Muar di Ipuh sebagai akses keluar masuk kapal nelayan.

“Juga mengenai penanganan abrasi pantai di Kabupaten Mukomuko dan dukungan pembangunan bendungan dan embung di Mukomuko untuk ketahanan pangan nasional,” papar Haidir.

Beruntung untuk sejumlah kegiatan akan dilakukan penyusunan dokumen Survei Investigasi Desain (SID). Seperti erosi Sungai Muar yang mengancam rumah penduduk dan pedangkalan muara Air Hitam.

“Erosi Sungai Muar di Ipuh sangat mendesak sekali. Kata balai, mereka akan masuk ke SID terlebih dulu. Sedangkan yang penanganan banjir Sungai Air Buluh, sudah ada SID. Tinggal pemaparan di kementerian, apa saja yang harus dilakukan,” sebutnya.

Haidir memastikan Pemkab Mukomuko mendukung sepenuhnya semua kegiatan BWSS VII Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko. Apapun yang dibutuhkan, disebut Haidir pihaknya siap membantu. Termasuk jika harus mendampingi pihak BWSS mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Kita minta kepada balai, apapun yang dibutuhkan, akan didukung asal untuk membangun Kabupaten Mukomuko. Ini mengingat banyak persoalan yang harus ditangani Balai di Mukomuko. Kalau memang perlu didampingi, kita siap dampingi. Butuh surat-surat dukungan, kita siapkan,” pungkas Haidir.(hue)

Berita Lainnya

Meski Telah Ada Vaksin, Wawali Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes 

BENGKULU – Saat ini Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan upaya penanganan pencegahan penularan Covid-19 dengan …

%d blogger menyukai ini: