Selasa , 2 Maret 2021
Home / Breaking News / Pelaku Penanam Ganja Bukan Warga Seluma Diduga Miliki Jaringan

Pelaku Penanam Ganja Bukan Warga Seluma Diduga Miliki Jaringan


TEMUKAN: Pondok kebun milik pelaku penanaman ganja yang berhasil ditemukan di kawasan hutan lindung Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi, Jumat (19/2) lalu.(Foto IST/RB)

SELUMA – Polres Seluma hingga kemarin masih memburu dua orang pelaku penanam ganja di dua lokasi di kawasan hutan lindung Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi. Identitas pemilik kebun diketahui berinisial SS (40) dan S (32). Kedua pelaku yang masih dalam pengejaran itu diketahui bukan warga asli Kabupaten Seluma. Hal ini berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan polisi.

Kapolres Seluma, AKBP  Swittanto Prasetyo, S.IK mengatakan kedua pelaku masih dalam pengejaran karena diduga kuat berhasil kabur saat penggerebrkan akan dilakukan. Untuk identitas kedua pelaku telah dikantongi. Kedua pelaku merupakan warga pendatang yang mengurus perkebunan tersebut dan bukanlah warga asli Kabupaten Seluma.

Hal itu diketahui dari kartu identitas kedua pelaku pemilik kebun yang tertinggal dalam pondok kebun. “Saat penggerebekan pelaku kabur, karena malam hari. Tapi identitasnya telah kita kantongi dan sekarang dalam pengejaran,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, untuk penyelidikan dan pengembangan terus dilakukan. Hal ini sembari menunggu kedua pelaku tersebut tertangkap. Kemungkinan kuat, dua pelaku merupakan pemain profesional dan memiliki jaringan. Mengingat, selain ditemukan batang ganja dan bibitnya juga ditemukan ada senpi rakitan. Kemudian, cara mengelabui penanaman ganja juga terbilang cukup rapi karena ditanam disela-sela tanaman kopi.

Untuk menuju lokasi penanaman ganja tersebut memakan waktu tempuh setidaknya sekitar 12 jam lebih. Akses jalur menuju lokasi perkebunan hanya ada satu. Kuat dugaan adanya jaringan yang sengaja melakukan bisnis penjualan ganja tersebut.(cup)

 

Berita Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Dilaksanakan 10 Maret

BENGKULU – Direncanakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan mulai dilaksanakan pada 10 Maret 2021 …

%d blogger menyukai ini: