Senin , 19 April 2021
Home / Breaking News / Sapuan dan Wasri Dianugerahi Gelar Adat

Sapuan dan Wasri Dianugerahi Gelar Adat


GELAR ADAT: Prosesi pemberian gelar adat kepada Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA, CPA dan Wakil Bupati Mukomuko, Wasri di Balai Daerah, Minggu (28/2).(Foto PERI/RB)

MUKOMUKO – Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA, CPA dan Wabup Mukomuko, Wasri dianugerahi gelar adat setelah resmi dilantik. Prosesi pemberian gelar adat itu berlangsung di Balai Daerah Kabupaten Mukomuko, Minggu (28/2).

Sapuan yang merupakan anak cucu Kaum 6 di Hulu diberikan gelar adat Maharajo Mulyo. Sedangkan untuk Wasri, diberikan gelar Maharani Embun Sari. Terlihat Bupati didampingi istri, dan Wabup didampingi suami mengenakan pakaian kebesaran adat. Setiba di Balai Daerah, keduanya langsung disambut tari adat. Setelah itu, proses pemberian gelar adat berlangsung di dalam ruangan Balai Daerah dengan disaksikan seluruh pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Mukomuko, tokoh adat, para kepala kaum serta sejumlah pejabat dan masyarakat.

Ketua BMA Mukomuko, Bismarifni menyatakan, lembaga adat dan para tokoh adat memberikan dukungan penuh kepada bupati dan wabup. Dengan harapan dapat memajukan Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah ke depan. “Besar harapan masyarakat adat agar semua adat istiadat yang ada di Kabupaten Mukomuko dapat dilestarikan dan dibina,” harap Bismarifni.

Dalam sambutannya, Sapuan berterima kasih atas penghargaan dari tokoh adat dan masyarakat kepada dirinya dan wabup. Ia pun berharap masyarakat dapat bersama-sama dalam mewujudkan Kabupaten Mukomuko lebih baik. Ia yakin dengan kebersamaan dan dukungan semuanya, bukan mustahil menjadikan Kabupaten Mukomuko semakin maju.

“Dengan momentum ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat serta seluruh stake holder yang ada untuk bersama-sama bersinergi memajukan Kabupaten Mukomuko,” ajak Sapuan.

Sapuan juga berpesan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan pandemi Covid-19 dapat berhasil.

“Pandemi Covid-19 ini perlu bersama-sama dalam melakukan penanganannya. Agar secepatnya kita dapat terbebas dari Covid-19. Supaya semuanya kembali normal, dengan begitu kita dapat bersama-sama berupaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mukomuko,” kata Sapuan.(hue)

Berita Lainnya

Listrik KPID Provinsi Bengkulu Nunggak Rp 6,8 Juta, “Dideadline” 20 April

  BENGKULU – Tunggakan listrik di kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu mencapai …

%d blogger menyukai ini: