Minggu , 13 Juni 2021
BANNER


BANNER
Home / Bengkulu Raya / Curup Pos / Polsek Bermani Ulu Bubarkan Balap Liar, 41 Remaja Dibina
BANNER



BANNER

Polsek Bermani Ulu Bubarkan Balap Liar, 41 Remaja Dibina

DIBINA: Puluhan remaja produktif dan usia sekolah yang terlibat dalam aksi balap liar diberikan pembinaan oleh Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Wirastho, SH bersama anggotanya Minggu (25/4) sore. (Foto: Wanda/RB)

BERMANI ULU – Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong (RL) Polda Bengkulu, Minggu (25/4) membubarkan aksi balap liar yang dilakukan puluhan remaja sekitar pukul 17.30 WIB. Aksi balap liar yang dilakukan remaja produktif dan masih banyak berstatus pelajar ini, digelar dibeberapa kawasan jalan desa serta sepanjang jalur lintas Curup-Lebong.

Dijelaskan Kapolres RL AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH melalui Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Warsitho, SH kepada RB, total remaja yang berhasil diamankan sebanyak 41 remaja. Serta belasan unit kendaraan roda dua berbagai jenis, baik yang digunakan untuk aksi balap liar maupun hanya untuk menonton.

‘’Kita hari ini mendapatkan informasi di beberapa kawasan menjadi titik berkumpul dan akan digelar aksi balap liar, seperti Desa Bandung Marga, Air Pikat, Sentral Baru dan Desa Air Bening,” kata Singgih.

“Jadi kita langsung lakukan patroli mobil dan motor bersama beberapa personil. Yang berhasil kita amankan sebanyak 41 remaja yang rata-rata usia sekolah,’’ sambung Singgih.

Dilanjutkan Singgih, belasan remaja dan motor yang berhasil diamankan langsung mereka lakukan pembinaan ditempat. Jika kedepan masih melakukan aksi yang sam, maka tidak ada toleransi dan langsung ditindak tegas. Patroli rutin pun setiap hari menjelang berbuka puasa di titik-titik yang dinilai rawan aksi balap liar tetap digalakan kedepannya.

‘’Hari ini kita berikan pembinaan atau upaya preventif dan imbauan. Besok-besok, tidak ada toleransi dan langsung kita tindak tegas,’’ tukasnya.

Ditambahkan Singgih, mereka berharap masyarakat khususnya orang tua untuk lebih membatasi penggunaan kendaraan roda dua bagi anak-anak mereka. Khususnya remaja yang masih berusia dibawah 18 tahun dan masih sekolah. ‘’Agar bisa meminimalisir aksi balap liar maupun kecelakaan yang bisa menimbulkan korban jiwa,’’ demikan Singgih. (dtk)

BANNER


BANNER


BANNER


BANNER

Berita Lainnya

Peduli dengan Jantung Anda dengan Konsumsi Makanan Berikut

RB ONLINE – Sudah divonis sebagai penderita penyakit jantung oleh dokter, atau mulai peduli akan …

%d blogger menyukai ini: