Senin , 3 Mei 2021
Home / Bengkulu Raya / Kecamatan Kabawetan Terancam Diisolasi

Kecamatan Kabawetan Terancam Diisolasi

AKTIVITAS: Aktivitas pemuda kelompok baca yang setiap akhir pekan membuka perpustakaan mini di kawasan wisata kebun teh Kabawetan, sementara terpaksa terhenti guna menghindari penyebaran wabah Covid-19.

KEPAHIANG – Kecamatan Kabawetan terancam diisolasi karena jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus terjadi. Bahkan dalam 2 minggu terakhir jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 hampir mencapai 150 orang. Per Sabtu (1/5), angka positif Covid-19 di Kabupaten Kepahiang bertambah sebanyak 39 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Si mengungkapkan dari 39 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 akhir pekan lalu, sebanyak 28 orang dari Kecamatan Kabawetan. Sisanya 9 orang di Kecamatan Kepahiang, dan 2 orang di Kecamatan Merigi.

“Saat ini kita terus melakukan tracing, testing dan treatment untuk daerah-daerah yang masuk kategori zona merah, termasuk Kecamatan Kabawetan, Tebat Karai, Kepahiang, Ujan Mas, dan Merigi,” terang Tajri.

Khusus untuk Kecamatan Kabawetan, Tajri menambahkan, Satgas Covid-19 telah mengambil langkah untuk menutup seluruh destinasi wisata dan fasilitas umum. Ini dilakukan untuk mempersempit ruang penyebaran wabah pandemi agar tidak lebih meluas.

“Kepada masyarakat kita minta untuk tetap patuh terhadap protokol Covid-19. Khusus untuk masyarakat di luar Kecamatan Kabawetan yang berencana berwisata ke Kabawetan, kita minta sementara waktu untuk menahan diri. Agar penyebaran wabah ini tidak meluas,” terangnya.

Lebih lanjut di momen Ramadan dan jelang lebaran ini, Tajri mengatakan Satgas Covid-19 Kabupaten Kepahiang akan melakukan patroli rutin, guna menertibkan aktivitas masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, dan berpotensi memperluas sebaran wabah.

“Kita tidak mengharapkan kondisi ini. Tapi kita minta bantuannya dari masyarakat untuk bisa membantu tugas Satgas Covid-19 dalam memutuskan mata rantai penyebaran wabah ini,” papar Tajri.(sly)

Berita Lainnya

Tiga Mahasiswa jadi Korban Pengeroyokan

CURUP – Aksi pengeroyokan dialami tiga mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Rejang Lebong …

%d blogger menyukai ini: