Selasa , 15 Juni 2021
BANNER


BANNER
Home / Bengkulu Raya / Main Petasan, Warga Penarik Rugi Rp 10 Juta
BANNER

Main Petasan, Warga Penarik Rugi Rp 10 Juta

 

TERBAKAR: Satu unit motor terbakar akibat bermain petasan jenis gasing. (Foto: Ist/RB)

PENARIK – Riang melihat percikan bunga-bunga api yang berasal dari petasan jenis kembang api gasing, berujung duka. Hanya beberapa detik kembang api gasing itu menyala, memantik api besar yang berujung membakar satu unit motor.
Tak ayal, atas kejadian itu, satu unit motor ludes terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta. Beruntungnya, kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban luka.

“Motor yang terbakar ini, jenis Yamaha Vega ZR tanpa terpasang tanda nomor kendaraan bermotor, tanpa nomor polisi,” kata Kapolres Mukomuko AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH melalui Kapolsek Penarik Raya, Ipda. M. Tri Qadlaya, SH.

Korbannya, Agus (40) warga Desa Marga Mulya Sakti Kecamatan Penarik. Kejadian sekitar pukul 19.40 WIB, Rabu (12/5). Malam itu, korban sedang duduk-duduk diteras rumahnya. Agus tidak sendiri, namun bersama keponakannya seraya bermain kembang api jenis gasing. Kembang api itu sukses dinyalakan, hingga percikan-percikan kembang api pun menyala.

Namun siapa sangka, percikan api itu malah tiba-tiba menyambar motor korban yang sedang terparkir di samping rumah. Api dengan cepat membesar, karena menyambar bahan bakar minyak (BBM) jenis premiun, yang saat itu, posisi jerigen berisi BBM masih di atas motor. Api pun sulit dikendalikan korban, sebab selain panik, BBM yang berada diatas motor tersedia sebayak 2 jerigen.

“Korban langsung mengambil air dan berusaha memadamkan api tersebut, dibantu tetangga. Tapi karena besarnya apo dan banyaknya BBM di atas motor, akhirnya motor korban tidak terselematkan. Untuk rumah korban, tidak apa-apa, hanya motor yang kerugian materil korban ditaksir Rp 10 juta,” demikian Tri. (hue)

 

Berita Lainnya

Maling Ayam, Dua Pemuda di Mukomuko Didenda Rp 3 Juta

  MUKOMUKO – Ya (16) warga Desa Pondok Baru dan Kr (21) warga Desa Sungai …

%d blogger menyukai ini: