Jumat , 11 Juni 2021
BANNER


BANNER
Home / Inspiring / Google Sambut Dua Jurnalis Asal Indonesia dalam Program AAJA Executive Leadership Program, Satu Jurnalis Bengkulu
BANNER



BANNER

Google Sambut Dua Jurnalis Asal Indonesia dalam Program AAJA Executive Leadership Program, Satu Jurnalis Bengkulu

BENGKULUAsian American Journalists Association (AAJA) kembali menyelenggarakan Executive Leadership Program (ELP) pada tahun 2021. Sebuah program yang memberikan pengalaman untuk menumbuhkan jurnalis mid-karir sebagai pemimpin berita, manajer, dan eksekutif yang dapat berkembang dalam waktu yang tidak pasti dan membangun masa depan jurnalisme yang berkelanjutan.

Program ini mengeksplorasi tanggung jawab dan tantangan bekerja di industri media, memimpin dalam lanskap yang berubah, dan peran nilai-nilai budaya di lingkungan perusahaan. Google mendukung jurnalis dari delapan negara tahun ini untuk bergabung pada Executive Leadership Program yang diselenggarakan oleh Asian American Journalists Association.

Dua jurnalis dari Indonesia bergabung dalam kelompok 10 jurnalis tahun 2021. Salah satunya jurnalis asal Bengkulu. Mereka yakni Nana Riskhi Susanti, Head of Multimedia, Tempo Media Group dan jurnalis Bengkulu, Betty Herlina, Founder, bincangperempuan.com.

“Saya bercita-cita menjadi jurnalis perempuan profesional dan memiliki media nirlaba sendiri. Melalui program ini saya ingin meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan media yang terus berkembang, belajar bernegosiasi, dan memperluas jaringan. Ke depannya saya ingin membagikan ilmu yang didapatkan dan menyediakan ruang belajar kepada jurnalis perempuan dan jurnalis warga yang telah bersama saya di bincangperempuan.com selama dua tahun terakhir,” ungkap Betty yang juga anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu, Selasa (25/5).

Sementara, Nana Riskhi Susanti menyampaikan, di Tempo dia berkesempatan menjadi leader dan mengalami tantangan dalam membuat sistem multimedia untuk mendukung transformasi digital, berkomunikasi dengan tim, adaptasi, dan menumbuhkan kultur kerja yang baik di newsroom. “Di sini, saya ingin mengembangkan kemampuan leadership dan pengembangan diri sehingga bisa menjalankan keterampilan dasar pemimpin, yaitu managing work and people. Dengan demikian, transformasi digital Tempo akan berjalan lebih baik lagi karena mampu menghadirkan produk media berkualitas,” katanya.

Google News Initiative turut mendukung program ELP AAJA tahun ini dengan memberikan beasiswa kepada 10 jurnalis terpilih asal Asia Pasifik yang kurang terwakili untuk berpartisipasi pada program ini. Program ELP 2021 akan berlangsung secara virtual dalam delapan sesi mini dari 25 Mei hingga 13 Agustus. Adapun kesepuluh jurnalis tersebut berasal dari delapan negara berbeda, yaitu Nepal, Pakistan, Filipina, Korea Selatan, Hong Kong, Thailand, Jepang, dan Indonesia, dari media kecil dan besar dan dengan berbagai macam latar belakang. (rls)

BANNER


BANNER


BANNER


BANNER

Berita Lainnya

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bengkulu Bertambah 18 Orang

  BENGKULU – Kasus Covid-19 di Kota Bengkulu kembali naik. Hari ini terdapat penambahan kasus  …

%d blogger menyukai ini: