Jumat , 2 Desember 2022
Home / Metropolis / 173 Kali Gempa Guncang di Bengkulu

173 Kali Gempa Guncang di Bengkulu

 

BENGKULU – Memasuki pertengahan tahun 2021 ini, Provinsi Bengkulu telah terjadi beberapa kali gempa. Ini disampaikan oleh Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Muda, BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Yoki Gustiawan. Ia menjelaskan, mulai dari 1 Januari hingga 20 Juni kemarin tercatat ada 173 kali gempa terjadi. Dengan rentang kekuatan yang berbeda, mulai dari kekuatan magnitude 2.0 hingga yang paling tinggi mencapai 6.3 SR.

“Yang paling besar itu terjadi pada 10 Februari 2021 jam 19:52:27 WIB, kekuatan magnitude 6.3 , 83 km baratdaya Enggano, dirasakan II-III MMI di enggano, II MMI di kepahiang,” sampai Yoki, kemarin.

Dijelaskannya, ratusan gempa yang melanda, kata Sabar, berpusat di sejumlah daerah. Mulai dari Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, Rejang Lebong dan Kota Bengkulu. “Kalau Juni ini, sudah terjadi 15 kali gempa,” tukasnya.

Untuk 1 Juni hingga kemarin, gempa yang berkekuatan paling besar terjadi pada 20 Juni kemarin. Dengan kekuatan magnitude  5.2 terjadi pagi, kemarin pukul 04:12:12 WIB. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Juga hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbaunya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Serta memeriksa dan bangunan tempat tinggalnya. “Apakah cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tukasnya.

Disisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Drs. Rusdi Bakar, M.Pd juga mengingatkan agar masyarakat selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Selain gempa, provinsi ini juga masih diintai dengan cuaca ekstrem. “Kalau gempa hampir terjadi setiap hari. Dan kita wajib waspada. Potensi badai juga menjadi perhatian kita, jangan sampai memakan korban nantinya,” pesan Rusdi. (war)

Berita Lainnya

Perketat IMB, Antisipasi Dampak Bencana

TUBEI, rakyatbengkulu.com – Tingginya potensi bencana di Kabupaten Lebong tidak bisa dihindari mengingat kontur dan …