Kamis , 26 Agustus 2021
BANNER


BANNER


BANNER
Home / Metropolis / Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa Baru Kembali Belajar dari Rumah

BANNER


BANNER

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa Baru Kembali Belajar dari Rumah

KELAS KOSONG: Dinas Pendidikan Kota Bengkulu saat memantau KBM secara daring. Nampak kelas kosong karena siswa kembali belajar dari rumah. (Foto: Febi/RB Online)

 

BENGKULU – Dinas Pendidikan Kota Bengkulu melakukan sidak ke sejumlah sekolah SD dan SMP Negeri yang ada di Kota Bengkulu, Senin (12/7). Sidak tersebut bertujuan untuk memastikan hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada tahun ajaran baru 2021/2022 dilakukan secara Virtual (daring) pada masa PPKM berbasis Mikro di Kota Bengkulu.

KBM secara daring atau sekolah online ini kembali dilakukan menindak lanjuti Surat Edaran (SE) Walikota Bengkulu Nomor: 360/22/BPBD/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penghentian kegiatan yang bersifat keramaian/kerumunan.

“Kota Bengkulu menjadi salah satu kota yang memberlakukan pengetatan PPKM Mikro. Jadi menindaklanjuti instruksi pak Presiden dan Wakil Kota, untuk sekolah PAUD, SD dan SMP yang ada di naungan kita kegiatan KBM dilakukan secara daring atau online,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Nopri W. Aksa saat melakukan sidak ke SD Negeri 8 Kota Bengkulu.

Lanjutnya, pihaknya hari ini turun ke sejumlah sekolah untuk memastikan apakah kegiatan KBM daring ini benar-benar berjalan atau tidak. Terlebih lagi hari ini adalah hari pertama tahun ajaran baru. Menurut Nopri, kegiatan KBM secara daring akan diberlakukan hingga adanya kebijakan baru dari pemerintah yang memungkinkan KBM secara tatap muka dapat dilakukan. Serta kasus Covid-19 menunjukkan persentase penurunan kasus.

“Hari ini kita lihat langsung di beberapa sekolah yang kita kunjungi memang sudah melaksanakan dan mematuhi kebijakan pemerintah dengan melakukan kegiatan KBM secara daring,” terangnya.

Selain melakukan pengecekan kegiatan KBM, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu juga mengimbau pihak sekolah agar mengarahkan kepada para tenaga pendidik yang masuk dan bekerja di sekolah hanya sebanyak 25 persen, sisanya diminta untuk melakukan Work From Home (WFH).

“Kita minta pihak sekolah untuk mengatur jadwal, sebagian guru dan staf diminta kerja dari rumah. Dan sebagian lagi sebanyak 25 persen boleh datang ke sekolah bekerja. Agar pelayanan di sekolah masih tetap dapat berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 08 Kota Bengkulu, Muhammad Herta, S.Pd menambahkan, pada hari pertama ajaran baru ini pihaknya telah melaksanakan KBM daring. KBM daring bahkan juga diberlakukan kepada siswa baru yakni kelas 1 SD.

“Mulai hari ini seluruh kelas sudah pelaksanaan KBM daring. Bahkan sebagian guru sudah mengajar dari rumah. Sampai saat ini dengan kegiatan KBM daring masih diterima oleh orang tua, karena ini sudah kita sosialisasikan pada saat pendaftaran murid baru kemarin,” tutupnya. (tok)

Simak video berita:

Berita Lainnya

Segera Tetapkan Tersangka Korupsi DD Kayu Elang, Kerugian Negara Rp 340 Juta

    SELUMA – Dugaan korupsi Dana Desa (DD) Kayu Elang, Kecamatan Semidang Alas (SA) …

%d blogger menyukai ini: