Sabtu , 24 Juli 2021
BANNER


BANNER


BANNER
Home / Uncategorized / pendidikan / Masih Ada Siswa ke Sekolah, Berkeliaran di Masa PPKM Terjaring Polisi

BANNER


BANNER

Masih Ada Siswa ke Sekolah, Berkeliaran di Masa PPKM Terjaring Polisi

SISWA KELUYURAN: Siswa SMK yang kedapatan keluyuran di luar jam sekolah. Meskipun Bupati Bengkulu Utara sudah menerbitkan edaran pembelajaran daring seluruh sekolah di Bengkulu Utara. (Foto: Shandy/RB)

 

ARGA MAKMUR – Meskipun Bupati Bengkulu Utara (BU) sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pembelajaran secara Dalam Jaringan (Daring) atau online. Namun nyatanya kemarin masih ada siswa yang datang ke sekolah di hari masuk sekolah pertama kemarin.

Yang dikhawatirkan Pemkab Bengkulu Utara benar terjadi, setelah pulang dari sekolah siswa duduk nongkrong di kawasan Alun-alun Arga Makmur pukul 10.00 WIB. Bahkan ada siswa yang terjaring patroli Polisi dan Satpol PP saat tengah duduk santai alun-alun dengan seragam sekolah.

Kadis Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara Dr Agus Haryanto, SE, MM menuturkan, jika Surat Edaran Bupati terkait pembelajaran daring karena penyebaran Covid-19 bukan hanya untuk PAUD hingga SMP yang menjadi kewenangan Pemkab Bengkulu Utara. Namun edaran tersebut juga berlaku pada SMA, SMK maupun Madrasah seluruh tingkatan.

“Karena larangan ini terkait dengan penyebaran Covid-19 yang bisa melalui siapa saja, termasuk siswa. Tujuan kita mengurangi interaksi dan siswa yang berada di luar rumah,” katanya.

Ia juga meminta seluruh sekolah mengikuti edaran tersebut sehingga bisa bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19. Ia juga meminta sekolah berkoordinasi dengan wali siswa agar tidak membiarkan anaknya berkeliaran di jam belajar daring.

“Tujuan kita melakukan daring karena menghindari anak berada di luar rumah. Sehingga kita minta juga orangtua tidak membiarkan anaknya keluar rumah,” pungkas Agus.

Sementara itu Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Anton Setyo Hartanto, S.IK, MH melalui Kabag Ops AKP. Jufri, S.IK menuturkan jika Polisi terus melakukan pencegahan Covid-19. Selain melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum, Polisi juga melakukan patroli melarang warga berada di luar rumah dan berkerumun.

“Jika memang ada warga yang di luar rumah, tanpa alasan yang jelas dan tidak mentaati prokes, kita minta pulang. Termasuk siswa yang berkeliaran,” pungkas Jufri. (qia)

Berita Lainnya

Wali Murid Wajib Lampirkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Syarat Daftar Ulang di Empat SMPN 

  BENGKULU – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Bengkulu sempat mewajibkan wali murid untuk melampirkan sertifikat …

%d blogger menyukai ini: