Rabu , 25 Agustus 2021
BANNER


BANNER


BANNER
Home / Hukum & kriminal / Pak Polisi, Sudah Sebulan Dilaporkan, Terlapor Arisan Online Belum juga Ditahan

BANNER


BANNER

Pak Polisi, Sudah Sebulan Dilaporkan, Terlapor Arisan Online Belum juga Ditahan

airsan bodong
TUNJUKKAN: Sindia saat menunjukkan akun media sosial owner investasi online berinisial AA yang masih aktif namun tak memberikan itikad baik. foto:yudi/RB/RBOnline

 

BENGKULU – Dugaan penipuan investasi online yang dilaporkan seorang mahasiswi bernama Prara Sindia Citra (21) warga Jalan Enggano RT 01 RW 01 Kelurahan Pasar Bengkulu bersama beberapa temannya, masih ditangani Polres Bengkulu.

Meskipun sudah satu bulan dilaporkan, namun belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.  Terlapornya berinisial AA (21), merupakan  warga Kelurahan Air Rambai Kabupaten Rejang Lebong.

BACA JUGA: Datangi Polres Bengkulu, Korban Investasi Bodong Bertambah 

AA sendiri bertindak sebagai admin arisan online dalam perkara ini. Modusnya, uang berkedok investasi yang disetorkan oleh para korban hingga puluhan juta rupiah kepada AA, sampai sekarang tak kunjung dikembalikan.

Selain itu, AA juga menghilang dan tak menunjukkan itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut. Ditemui di kediamannya, Sabtu (24/7) Sindia mengaku ia dan para korban lainnya sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bengkulu.

Meskipun begitu, mereka belum melihat tindakan jelas dari Polres Bengkulu terkait kasus penipuan berkedok investasi ini.

Maka dari itulah, pihaknya meminta agar Polres Bengkulu bisa menangkap AA. Mengingat  bukti-bukti yang dibutuhkan sudah diserahkan semuanya.

“Iya, terlapor juga belum ada dipanggil, kita meminta supaya laporan itu bisa ditindaklanjuti secara jelas oleh Polres Bengkulu,” sampai Sindia.

Sindia menambahkan, bahkan saat ini ketika ia dan para korban lainnya mencoba berkomunikasi dengan AA dan keluarga tidak menemui jalan kesepakatan.

AA sendiri sudah tidak jelas keberadaannya namun akun media sosialnya masih aktif. Ketika coba ditelepon ataupun dikirim pesan, sama sekali tak ada jawaban baik dari AA.

Untuk itu, ia dan para korban lainnya meminta agar permasalahan penipuan berkedok investasi online ini bisa diselesaikan secara hukum dan ganti rugi.

“Si dia (AA) saja masih aktif main medsos dan bersenang-senang, kita disini pusing menjadi korbannya, maka dari itulah kita minta supaya dia itu bisa dipanggil dan ditangkap,”harap Sindia.

Untuk diketahui, AA merupakan owner investasi online yang aktif di media sosial untuk mencari para member. Baca Selanjutnya>>>

Berita Lainnya

Polisi Korban Arisan Amanah

KEPAHIANG – Unit Pidum dan Tim Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang, senin (23/8) berhasil mengamankan …

%d blogger menyukai ini: