Selasa , 24 Agustus 2021
BANNER


BANNER


BANNER
Home / Bengkulu Raya / Bayi Perempuan Cantik yang Sempat Dibuang Itu, Sekarang Ramai Ingin Diadopsi

BANNER


BANNER

Bayi Perempuan Cantik yang Sempat Dibuang Itu, Sekarang Ramai Ingin Diadopsi

 

SEHAT: Bayi perempuan yang ditemukan di depan Masjid Raudatul Jannah Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang masih dirawat di RS AN-Nissa dan dalam kondisi sehat. foto:DOK/RB/RBOnline

 

SELUPU REJANG – Hingga berita ini diupdate bayi perempuan malang yang ditemukan warga di depan Masjid Raudatul Jannah Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, masih menjalani perawatan di RS An-Nissa Kelurahan Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang.

BACA JUGA: Setelah Salat Subuh, Warga Temukan Bayi Perempuan Depan Masjid

Kondisi bayi perempuan tersebut dalam kondisi normal dan sehat. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten RL Zulfan Effendi, SE, MM yang dikonfirmasi RB menyampaikan, biaya perawatan sang bayi ditanggung Dinsos Kabupaten RL.

Perawatan dilakukan sembari menunggu apakah nanti ada keluarga yang mengakuinya atau adanya penetapan pengadilan terkait usulan adopsi untuk bayi tersebut. ‘’Biaya perawatan kita yang tanggung,’’ sampai Zulfan.

Dilanjutkan Zulfan, sejauh ini sudah ada enam keluarga lebih yang datang ke Dinsos Kabupaten RL untuk koordinasi. Terutama koordinasi terkait syarat dan bagaimana proses pengajuan usulan adopsi terhadap sang bayi.

‘’Kalau mengajukan resmi memang belum ada, tapi sejak ditemukan hingga hari ini (kemarin, red) sudah ada enam orang lebih yang datang untuk koordinasi menanyakan soal adopsi,’’ lanjut Zulfan.

Ditambahkan Zulfan, untuk proses pengajuan usulan adopsi sendiri memang cukup panjang. Warga yang berminat mengadopsi bayi perempuan tersebut harus mengajukan berkas usulan ke Dinsos Kabupaten RL.

Lalu Dinsos membentuk tim yang terdiri dari perwakilan dinsos, pekerja sosial (peksos) dan pihak lainnya.

‘’Setelah berkas kita terima, maka dilakukan assessement seluruh yang mengajukan berkas. Mulai dari kondisi ekonomi, psikologi keluarga dan lainnya. Selanjutnya berkas yang sudah melalui assessement dan memenuhi syarat kita sampaikan ke Dinsos Provinsi Bengkulu. Baru setelah itu, diajukan ke pengadilan untuk dilakukan Sidang COTA (Calon Orang Tua Asuh, red),’’ demikian Zulfan. (dtk/RBOnline)

Simak Video Berita 

Berita Lainnya

Seleksi CPNS 2021 Dimulai 2 September, PPPK Masih Menunggu

  RB ONLINE – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya menetapkan jadwal seleksi CPNS 2021. Menurut …

%d blogger menyukai ini: