Selasa , 7 September 2021
BANNER


BANNER


BANNER
Home / Bengkulu Raya / Kepahiang / Tak Terima Diliput, Pengacara Marah-marah, Nyaris Bentrok dengan Wartawan

BANNER


BANNER

Tak Terima Diliput, Pengacara Marah-marah, Nyaris Bentrok dengan Wartawan

TUNJUK: Pengacara FPPI tak terima saat kliennya diliput oleh awak media. (Foto: Arie/RB)

 

KEPAHIANG – Tak terima kliennya diliput oleh awak media, salah satu pengacara Federasi Pekerja Pelayan Publik Indonesia (FPPPI), nyaris bentrok dengan wartawan yang sedang bertugas.

BACA JUGA: SPP SMA/SMK Gratis, FKK Bengkulu: Dana BOS Tidak Mencukupi Operasional

Kejadian ini bermula saat pemeriksaan pengurus FPPPI pusat oleh Tim Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, tadi siang. Saat itu sejumlah wartawan datang untuk mengambil gambar.

Namun tugas peliputan tersebut ternyata tidak diterima oleh salah satu pengacara dari terlapor.

 

BACA JUGA: Tegur Satgas Saat Bongkar Tenda Pesta, Wabup: Tidak Mengangkangi Aturan

“Kamu kenapa foto-foto? Kamu wartawan ya? Sudah ada izin kamu?,” hardik beberapa pengacara dan terlapor, sembari menunjuk ke arah Arie Saputra, jurnalis Harian Rakyat Bengkulu (RB) dan Efran Antoni, Harian Radar Kepahiang (RK).

Menghindari kehebohan di ruang penyidikan tersebut, kedua jurnalis tersebut pun keluar dari ruangan. Namun saat tiba di luar ruangan, salah satu pengacara mendatangi keduanya, sembari memarahi kedua awak media tersebut.

 

BACA JUGA: Versi Pemprov Stok Pertalite Aman, Nyatanya Pertalite dan Pertamax Sempat Kosong di SPBU

“Siapa yang menyuruh kamu meliput? Mana surat tugasnya?” tanya pengacara tersebut. Bahkan si pengacara sempat mencoba menarik kartu pers milik jurnalis Harian RB.

 

BACA JUGA: Kok Bisa, Bangunan Kuliner Pantai Pasir Putih “Menganggur”

 

Tak terima kartu persnya ditarik dan direbut, pun berusaha melawan dengan kembali menarik kartu pers tersebut. Bahkan keduanya sempat saling berdebat panas mengenai tugas jurnalisme, dan nyaris saling dorong.

 

BACA JUGA: Honorer di Kepahiang Tipu Honorer, Janjikan Diangkat CPNS

Beruntung aparat kepolisian yang bertugas di Satreskrim Polres Kepahiang, segera sigap melerai perdebatan tersebut. Hingga akhirnya kedua belah pihak dipisahkan ke ruangan berbeda.

 

BACA JUGA: Ketua FPPPI Provinsi Ditangkap, Penipuan Honorer, 5 Anggota Ditahan

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan atas perkara dugaan penipuan puluhan honorer oleh FPPPI tersebut, masih berlangsung. (sly) Baca Selanjutnya>>>

Berita Lainnya

Pengawas Proyek Ditemukan Tewas di KPPN Bengkulu

BENGKULU – Seorang pria berusia sekitar 44 tahun bernama Rizal ditemukan sudah dalam kondisi tidak …

%d blogger menyukai ini: