Sabtu , 25 September 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Global / Nyapres di Filipina Manny “Packman” Pacquiao, Tantang Hagemoni Duterte

BANNER


BANNER

Nyapres di Filipina Manny “Packman” Pacquiao, Tantang Hagemoni Duterte

Manny Pacquiao
Manny Pacquiao. foto: Instagram.com/mannypacquiao

 

rakyatbengkulu.com – Kabar mengejutkan datang dari Filipina. Petinju Manny Pacquiao alias Packman akan maju sebagai calon calon presiden tahun depan. Ini setelah dirinya menerima pencalonan dari sekutu politiknya dalam sidang umum faksi yang dipimpinnya di Partai PDP-Laban yang berkuasa

Selama ini petinju berusia 42 tahun tersebut, kerap mencela korupsi di pemerintahan. Dia juga menyinggung hubungan nyaman antara Presiden Rodrigo Duterte dengan China.

BACA JUGA: Menang Angka dari Manny Pacquiao, Yordenis Ugas Pertahankan Gelar

“Saya seorang pejuang. Saya akan selalu menjadi pejuang di dalam dan di luar ring. Saya menerima pencalonan kalian sebagai calon presiden Republik Filipina,” tegas Pacquiao, Minggu (19/9).

Pencalonan Pacquiao muncul beberapa hari setelah faksi saingannya mencalonkan pembantu Duterte, Senator Christopher Go, sebagai Calon presiden.

Faksi itu mencalonkan Duterte sebagai wakil presiden. Langkah ini dikritik sebagai taktik Duterte mempertahankan kekuasaan. Go sendiri sudah menolak pencalonan. Namun, keretakan antara faksi Pacquiao dan Duterte kian meningkat.

Faksi Pacquiao belum menyatakan dukungan atas pencalonan Duterte sebagai wakil presiden. Duterte dilarang oleh konstitusi mencalonkan diri untuk masa jabatan enam tahun kedua sebagai presiden.

BACA JUGA: Suster Gabriella Tewas Tragis Dibunuh KKB Papua, Mana Suara Aktivis HAM dan Perempuan?

Seperti diketahui, selama 26 tahun karir profesionalnya, Pacquiao dikenal sebagai salah satu petinju terhebat sepanjang masa. Dia menjadi satu-satunya pria yang memegang gelar dunia tinju di delapan kelas berbeda.

Saat ini, dalam jajak pendapat, Pacquiao berada satu tingkat di bawah putri Duterte. Yakni Sara Duterte-Carpio. Pacquiao menyebut lebih dari 10 miliar peso (sekitar Rp2,8 triliun, Red) bantuan pandemi COVID-19 yang ditujukan untuk keluarga miskin, tidak masuk dalam catatan.

BACA JUGA: Biaya Pemilu 2024 Tembus Rp 150 T, DPD RI: Pemilu Langsung Seperti Dalam Demokrasi

Itu hanya satu temuan dalam penyelidikan korupsi yang sedang direncanakannya.

Duterte menantang Pacquiao, untuk menyebutkan nama kantor pemerintah yang korup. Ini untuk membuktikan bahwa petinju tersebut tidak hanya berpolitik menjelang pemilihan. Baca Selanjutnya>>>

Berita Lainnya

Temuan BPK DL Disinyalir Fiktif, DL Palembang Nginap Jakarta

    BENGKULU – Realisasi belanja perjalanan dinas disinyalir fiktif di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan …

%d blogger menyukai ini: