Rabu , 13 Oktober 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Olahraga / Dinilai Tak Sportif, Satu Pemain Adhyaksa FC Diskor

BANNER

Dinilai Tak Sportif, Satu Pemain Adhyaksa FC Diskor

GOL PERTAMA: Pemain Adhyaksa FC saat merayakan gol pertama ke gawang Persipal, akhir pekan lalu. (foto: arie/rb.com)

KEPAHIANG – Salah satu pemain kesebelasan Adhyaksa FC, Rio Alvino resmi mendapatkan sanksi larangan bertanding selama 2 kali pertandingan di Liga Askab PSSI Kepahiang 2021.

Sanksi ini diberikan oleh Komite Disiplin Badan Liga Kepahiang. Selaku panitia pelaksana Liga Askab PSSI Kepahiang 2021, dalam sidang kasus pelanggaran regulasi kompetisi, Selasa (12/10).

Ketua Komite Disiplin Badan Liga Kepahiang, Randi Hismanto mengatakan,  fakta dan pertimbangan hukum dari sanksi yang diberikan oleh pihaknya.

Berdasarkan laporan dari Match Commisioner (MC) atau General Coordinator (GC) pertandingan. Antara Adhyaksa FC versus Persipal yang diselenggarakan pada 9 Oktober 2021, di lapangan sepakbola Kelurahan Padang Lekat.

Dalam laporan tersebut, salah satu pemain kesebelasan Adhyaksa FC, Rino Alvino terbukti melanggar regulasi Liga Askab PSSI Kepahiang.

Pukul Kepala

Yakni dengan sengaja melakukan pemukulan di bagian kepala terhadap salah satu pemain PS Persipal.

Yakni Presdiawan di menit ke-72 babak kedua. Dan kejadian tersebut terjadi tepat di depan MC atau GC yang mengawasi pertandingan.

“Jadi setelah kita menggelar sidang bersama Panitia Disiplin (Pandis), maka kita memutuskan untuk memberikan sanksi larangan bermain bagi pemain tersebut selama 2 kali pertandingan. Jika nantinya terjadi lagi pengulangan terkait pelanggaran diatas, maka sanksi yang lebih berat akan menanti para pemain,” ungkap Randi.

Di sisi lain, Manajer Adhyaksa FC, Dendi ketika dikonfirmasi mengenai sanksi yang diterima pemainnya tersebut, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi di internal tim termasuk dengan pembina tim yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang.

Dari hasil koordinasi tersebut, Adhyaksa FC menerima keputusan dari Komite Disiplin Badan Liga Kepahiang tersebut.

“Ini sudah keputusan Komite Disiplin. Dan kami harus menghargai keputusan tersebut. Kami berharap dari kasus ini nantinya bisa menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain kami, agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” singkat Dendi.

Ketua Askab PSSI Kepahiang, Febrian Hendra mengatakan, dari sanksi yang diterima oleh salah satu pemain Adhyaksa FC ini, diharapkan bisa diambil pembelajarannya bagi seluruh tim yang berlaga di Liga Askab PSSI Kepahiang ini.

Bahwasanya panitia tidak akan mentolerir apapun perbuatan terkait pertandingan, yang bertentangan dengan nilai-nilai sportivitas dalam olahraga.

“Kita berharap ini kejadian pertama dan terakhir, bahwa ada salah satu pemain yang disanksi oleh Komite Disiplin. Kedepan, kita ingin tidak ada lagi kasus serupa dalam kompetisi ini. Mari bersama kita jaga sportivitas olahraga sepakbola Kepahiang, untuk kemajuan sepakbola Kepahiang kedepan,” demikian Febrian. (sly)

Berita Lainnya

PON XX Papua, Cabor Tenis Bengkulu Sumbang Medali Pertama

BENGKULU – Medali perak dari cabang tenis lapangan, menjadi persembahan medali perdana untuk kontingen Bengkulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: