Rabu , 13 Oktober 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Olahraga / Peluang Karate Beri Tambahan Medali untuk Bengkulu, Jatim Masih Bertahan di Posisi Runner-up

BANNER

Peluang Karate Beri Tambahan Medali untuk Bengkulu, Jatim Masih Bertahan di Posisi Runner-up

Atlet dari cabor gulat saat melangsungkan pertandingan di PON Papua, Selasa (12/10).
TANDING: Atlet dari cabor gulat saat melangsungkan pertandingan di PON Papua, Selasa (12/10). (foto: ist/rb.com)

BENGKULU – Hari ini, para atlet dari dua Cabang Olahraga (Cabor) bertanding untuk memperoleh medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, Sanuluddin menyampaikan pihaknya optimistis jika atlet Bengkulu bisa memperoleh kembali medali hari ini. Khususnya di cabor Karate dan gulat.

“Besok (hari ini,red) Gulat turunkan dua nomor insyaAllah bisa podium dan karate nomor laga satu nomor. Tinggal inilah yang masih bertanding dan besok hasilnya disampaikan,” kata Sanuludin, kemarin.

Sedangkan untuk hasil pertandingan kemarin, kontingen Bengkulu masih gagal memenuhi harapan untuk meraih medali. Untuk diketahui, saat ini kontingen Bengkulu telah mengumpulkan 11 medali. Dengan rincian 1 medali emas dari cabor Binaraga, 1 medali perak dari cabor tenis lapangan, 1 medali perak dari cabor selam 100 m, 1 medali perunggu dari Muaythai, kemudian, 1 medali perunggu dari atletik lempar lembing, 1 medali perunggu dari atletik lari 100 m Putri, 1 medali perak dari cabor selam 50 m, 1 medali perak dari cabor tenis lapangan dan 1 medali perunggu dari angkat besi. Lalu, medali perak dari nomor lari 200 m putri, dan gulat, berhasil meraih Perunggu. Sehingga total medali kita saat ini ada 11 medali.”Hari ini ( kemarin,red) tidak ada penambahan medali,” paparnya.

Dijelaskannya, kemarin pihaknya menurunkan beberapa cabang olahraga. Diantaranya bulu tangkis ada 2 nomor yakni tunggal dan ganda putri di 8 besar. Dimana keduanya mengalami kekalahan melawan atlit Jawa Timur.

” Juga ada biliar 9 ball kalah, dan gulat kelas 86 kg gagal meraih medali,” jelasnya.

Kendati demikian, ia optimis hari ini kontingen Bengkulu bisa memperoleh tambahan medali. Menurutnya meskipun perlahan, namun penambahan medali dari kontingen Bengkulu terus mengalir. Apalagi, kemarin kontingen Bengkulu kembali mempersembahkan dua medali.”Tiap bertanding kan ada yang menang dan yang kalah. Tentu mereka sudah optimal,namun nasib kurang berpihak,” sampainya.

Untuk itu, pihaknya terus memotivasi kepada atlet yang masih akan bertanding. Itu membuat suntikan semangat bagi para atlet. Untuk hari ini, juga akan bertanding di Cabor gulat dan karate. “Besok (hari ini,red) masih kita yakini bisa raih podium,” ungkap Sanuludin.

Untuk itu, menurutnya para atlet yang masih bertanding di Papua, terus berlatih dan berusaha memberikan performa yang terbaik. Untuk bisa mempersembahkan medali untuk Bumi Rafflesia.

Sebelumnya, Provinsi Bengkulu mengirimkan 27 orang atlet untuk bertarung di 13 cabor pada PON XX di Papua mendatang, diantaranya cabor angkat besi, muaythai, tenis lapangan, atletik, gulat, tinju, billiar, kempo, panjat tebing, karate, silat dan bulu tangkis.

PON XX/2021 akan berakhir dua hari lagi. Kontingen Jawa Timur (Jatim) untuk sementara menduduk posisi runner-up dalam klasemen pengumpul medali terbanyak. Kemarin (12/10) di hari ulang tahun Jatim ke-76, kontingen Jatim menambah 12 emas.

Cabang olahraga (cabor) paralayang jadi penyumbang terbanyak. Total enam emas yang ditorehkannya. Hasil itu menjadikan Jatim sebagai juara umum paralayang. Sekaligus melampaui capaian di PON XIX/2016 Jabar dengan empat emas.

“Target awal dari KONI Jatim juga empat emas. Tapi alhamdulillah kami bisa mendapat lebih,” kata pelatih paralayang Jatim Sugeng Santoso kepada Jawa Pos. Sugeng mengaku sangat puas. Sebab, banyak kendala yang dihadapi anak asuhnya. Salah satunya adalah soal venue di Bukit Entrop yang cukup sulit

“Tempat landing itu seperti berbentuk mangkok. Sehingga potensi turbulensi sangat besar. Belum lagi faktor angin,” jelas Sugeng. Beruntung, Jatim sudah mengantisipasi itu semua. “Kami punya fisik yang kuat. Itu karena kami sudah mempersiapkan tim selama lima tahun,” tambahnya.

Cabor renang juga menyumbang dua emas. Total, sudah ada delapan emas yang diraih oleh Jatim dari cabor renang. “Alhamdulillah semua medali yang kami dapat sesuai prediksi awal. Tidak ada yang lepas,” kata pelatih renang Jatim Chusaini Matlek. Dalam PON XX/2021 ini, renang ditarget mampu membawa pulang 10 emas.

Cabor beladiri juga punya kontribusi. Pencak silat dan gulat meraih masing-masing menyumbang satu emas kemarin. Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil senang dengan performa atlet jelang closing ceremony. “Kalau kami hitung-hitung, saya yakin Jatim bisa meraih lebih dari 100 emas pada PON kali ini,” kata Nabil kepada Jawa Pos.

Saat ini Jatim sudah menyabet 97 emas. Dan Nabil yakin hari ini jumlah tersebut akan terpenuhi. Sebab, beberapa nomor unggulan Jatim akan bertanding. Diantaranya dari atletik. “Dari atletik kami menargetkan enam emas,” ungkap Nabil.

Jika menembus 100 emas, Jatim berpeluang menyamai capaian di PON XIX/2016. Saat itu Jatim finis di posisi runner-up dengan 132 emas. Walau berat, Nabil tidak mau pesimistis. Dia berharap Jatim bisa terus menambah pundi emas dalam dua hari pemungkas.

Soal menjadi juara umum, Nabil melihat peluang itu masih ada. “Kami masih memiliki andalan  dari renang, gulat, dan atletik juga,” tambah Nabil. Karena itu, dia berharap seluruh atlet tidak kehilangan fokus. Meski gelaran sudah mendekati akhir, dia meminta semuanya tetap habis-habisan. Nabil ingin seluruh atlet bisa tampil dengan lepas di sisa pertandingan. (war/jpg)

Berita Lainnya

Atlet Panah Bengkulu Dominasi Juara Pesta Barebow Bengkulu 2021

BENGKULU – Pesta Barebow Bengkulu agenda rutin yang setiap tahunnya digelar. Ketua Komunitas Panahan Bengkulu, …

%d blogger menyukai ini: