Kamis , 14 Oktober 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Bengkulu Raya / Kaur / Gagal Nanjak, Truk Bermuatan Koral Hantam Truk Elpiji Lalu Terbalik

BANNER

Gagal Nanjak, Truk Bermuatan Koral Hantam Truk Elpiji Lalu Terbalik

GAGAL NANJAK: Kondisi truk bermuatan koral terbalik usai melaju mundur dan menabrak truk pengangkut tabung gas elpiji di jalan lintas Muara Kinal Kecamatan Kaur Tengah, Kamis (14/10). (Foto: Windi/RB)

KAUR – Gagal nanjak, truk terbalik di jalan lintas Muara Kinal Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur, Kamis (14/10) sekitar pukul 13.00 WIIB. Kecelakaan ini melibatkan truk BD 8436 BL bermuatan koral dengan sopir Mustafa (45) warga Kota Manna Bengkulu Selatan, dan truk pengangkut elpiji BD 8834 AR dikendarai Rizky (23) warga Desa Sulau Wangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur.

Penyebab kecelakaan diduga kerena truk dikendarai Mustafa tak kuat melaju di jalan yang menanjak. Sehingga truk yang membawa koral untuk pembangunan pengendali banjir Pantai Hilli ini gagal nanjak. Lalu mundur, dan menghantam mobil truk yang sedang parkir di belakang hingga terbalik. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kedua kendaraan mengalami kerusakan.

Saksi mata Yudi (21) warga Desa Sulau wanggi Kecamatan Tanjung Kemuning mengatakan, saat kejadian truk yang dibawa Rizky (23), parkir di pinggir jalan. Lantaran sopir berencana mencari air untuk mendinginkan mesin mobil. Kemudian datang mobil truk BD 8436 BL, melaju dari arah Kecamatan Tanjung Kemuning menuju Pantai Hilli.

Saat di Jalan tanjakan truk dikendarai Mustafa tidak kuat menanjak sehingga melaju mundur. Kemudian hilang kendali, lalu terjadilah kecelakaan tersebut. “Mobil kami sedang kami parkir karena ingin cari air. Tiba-tiba truk bermuatan koral melaju mundur dan menabrak truk kami,”kata Yudi kernek truk bermuatan Elpiji ditemui di TKP. (Wij)

Berita Lainnya

Shesar

Thomas Cup 2021: Shesar Kembali jadi Penentu Kemenangan Indonesia

  rakyatbengkulu.com – Shesar Hiren Rhustavito menyelamatkan muka Indonesia pada laga penutup grup A Thomas …

%d blogger menyukai ini: