Minggu , 28 November 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Global / Sejarah Bagi Tiongkok, Wang Yaping Perempuan Pertama di Luar Angkasa

Sejarah Bagi Tiongkok, Wang Yaping Perempuan Pertama di Luar Angkasa

ASTRONOT CINA
DI LUAR BUMI: Wang Yaping saat seremoni sebelum berangkat ke luar angkasa di Jiuquan Satellite Launch Center, Gurun Gobi, Tiongkok (CCTV/AFP)

 

rakyatbengkulu, GLOBAL –  Wang Yaping menorehkan sejarah di Tiongkok. Dia menjadi perempuan pertama di Negeri Panda itu yang berjalan di luar angkasa. Dia dan timnya menyelesaikan misi selama enam jam di luar Stasiun Luar Angkasa Tiangong.

Wang dan rekannya, Zhai Zhigang, memasang peralatan dan melakukan tes di samping lengan robot Tiangong sebagai bagian dari konstruksi stasiun luar angkasa milik Tiongkok tersebut pada Minggu (7/11) malam. Astronot ketiga, Ye Guangfu, membantu dari area dalam stasiun.

BACA JUGA: Deretan Negara Penyumbang Emisi Karbon di Dunia, Indonesia Termasuk

’’Ini menandai aktivitas di luar kendaraan (Tiangong, Red) pertama kru Shenzhou-13 dan kali pertama dalam sejarah luar angkasa Tiongkok yang melibatkan partisipasi astronot wanita,’’ bunyi pernyataan Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMS), Senin (8/11) seperti dikutip Agence France-Presse. Mereka menegaskan bahwa semua proses berjalan lancar dan sukses.

Kru Shenzhou-13 berada di Tiangong selama enam bulan. Mereka berangkat beberapa pekan lalu. Zhai menjadi komandan misi di tim tersebut. Dia merupakan mantan pilot tempur. Pada 2008, Zhai adalah orang pertama di Tiongkok yang berjalan di luar angkasa.

Tiangong diperkirakan beroperasi penuh pada 2022 dan bisa bertahan selama 10 tahun. Tiga astronot di atas adalah grup kedua yang tinggal di Tiangong untuk menyelesaikan konstruksi. Wang merupakan perempuan pertama di sana. Mereka bertugas menyetel peralatan dan menguji teknologi untuk konstruksi di masa depan.

Misi Luar Angkasa Lanjutan

Rencananya, ada satu perjalanan luar angkasa lagi di luar Tiangong.

BACA JUGA: Sampaikan Peran Penting Mayarakat Adat Dalam Perlindungan Kawasan Hutan, di Forum COP26

Tiangong berarti istana surgawi. Ia adalah bagian penting dari upaya militer Tiongkok untuk menjadi kekuatan luar angkasa terkemuka. Sebelumnya, mereka mendaratkan Rover di Mars dan mengirim pesawat penjelajah ke bulan.

Modul inti Tiangong, Tianhe, memasuki orbit pada awal tahun ini. Tahun depan ia akan dihubungkan dengan dua bagian lagi yang diberi nama Mengtian dan Wentian.

Saat selesai nanti, Tiangong bakal memiliki berat sekitar 66 ton. Itu jauh lebih ringan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang memiliki berat 450 ton. ISS meluncurkan modul pertamanya pada 1998. (jawapos)

Berita Lainnya

Rp 21 Juta Sedekah On The Road untuk Dimas Berobat

  BENGKULU TENGAH, rakyatbengkulu.com Bahagia, haru dirasakan Ujang Herman dan Titi Aiti orangtua Dimas Bintang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: