Senin , 29 November 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / event / Bumikan Nilai Pancasila di Bumi Rafflesia

Bumikan Nilai Pancasila di Bumi Rafflesia

SINERGITAS: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi usai deklarasi Panca Mandala Fatmawati, Selasa (16/11). (foto: riris/rb.com)

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Guna membumikan ideologi Pancasila di Bumi Rafflesia Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu membentuk Jejaring Panca Mandala Fatmawati. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa Panca Mandala Fatmawati tujuannya untuk menguatkan sinergitas dari lima unsur. Meliputi unsur Pemerintah, Dunia Pendidikan, Dunia Usaha, Media/Pers, Organisasi masyarakat yang melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila di Provinsi Bengkulu.

“Lima pilar ini adalah simpul utama di tengah tengah masyarakat. Kalau lima simpul ini menjadi jejaring, maka goal tujuannya akan berhasil. Saya yakin di Bengkulu berkolaborasi dan saling menguatkan. Bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum,” kata Rohidin usai menyaksikan Deklarasi Forum Jejaring Pasca Mandala (PJM) Provinsi Bengkulu Serta Penandatangan Nota Kesepahaman Antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11).

Dijelaskannya, ideologi Pancasila dapat diimplementasikan dengan berbagai instrumen yang ramah dengan kehidupan masyarakat. Misalnya masyarakat dapat melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila baik melalui kegiatan budaya, kegiatan seni, kegiatan musik, kegiatan kuliner, kegiatan olahraga. Tentu, tanpa meninggalkan nilai nilai dari Pancasila itu sendiri.

“Kita punya agenda besar, yaitu agar generasi saat ini memiliki pemahaman dengan nilai-nilai kepancasilaan. Betul-betul dirasakan dan mengalir di badan masing-masing. Kita sambut baik, Panca Mandala di Bengkulu, yang jadi urutan ke 6 dari 34 provinsi,” jelasnya.

Apalagi jika melihat historis dari Provinsi Bengkulu, lanjut Rohidin, bahwa Provinsi Bengkulu mempertemukan antara Proklamator Ir. Soekarno dengan Ibu Negara, Fatmawati. Tak dipungkiri jika semangat ideologi Pancasila juga muncul di awal dari masa pengasingan Soekarno di Bengkulu.

“Kita semua tahu historis dari Provinsi Bengkulu, dan ini jangan sampai dilupakan,” jelas Rohidin.

Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa Jejaring Panca Mandala (JPM) adalah bagian dari ikhtiar BPIP untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam pengendalian PIP secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas.

“Sesuai dengan harapan pak gubernur tadi. Ya kita terus dorong implementasi nilai-nilai Pancasila, dan ini perlu kita sebarkan sampai kepenjuru Bengkulu,” harapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan agar Pancasila bisa dimasukkan kembali sebagai mata pelajaran/kuliah. Mohon dukungan juga pada Rancangan UU tentang BPIP yang akan memperkuat Pembinaan Ideologi Pancasila secara lebih institusional. (war)

Berita Lainnya

Mural Festival Piala Kapolda Bengkulu, Apresiasi Seniman Mural

    BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Bhayangkara Mural Festival Piala Kapolda Bengkulu 2021 yang diikuti 18 …

%d blogger menyukai ini: