Senin , 29 November 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Uncategorized / pendidikan / Implementasikan Nilai Luhur Pancasila di Lingkungan Kampus IAIN

Implementasikan Nilai Luhur Pancasila di Lingkungan Kampus IAIN

iain
Kepala BPIP RI Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D Rektor IAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd. Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M dan Deputi Pendidikan dan Pelatihan Dr. Baby Siti Salamah, S.Psi, M.Direktur Sosialisasi dan Jaringan Akbar Hadiprabowo, SH, MH. Serta jajaran IAIN Curup dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten RL mengabadikan momen Foto bersama. foto: rakyatbengkulu.com

 

REJANG LEBONG, rakyatbengkulu.com –  Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menggelar kegiatan Kuliah Umum Implementasikan nilai luhur Pancasila di Institut agama Islam negeri (IAIN) Curup, belum lama ini.

Dengan tujuan mengkaloborasikan Pancasila dan Pendidikan di kampus serta menandatangani MOU dengan IAIN Curup. Rektor IAIN Curup Rahmad Hidayat, M.Ag, M.Pd, kepada rakyatbengkulu.com, Kamis (18/11) menerangkan kuliah umum oleh Kepala BPIP RI menjadi bentuk nyata upaya dalam mendukung penguatan Ideologi Pancasila.

Khususnya di lingkungan kampus dan menjadi bentuk nyata upaya mereka dalam mendukung penguatan Ideologi Pancasila khususnya di lingkungan kampus IAIN ini

“Tentunya implementasi nilai luhur Pancasila ini sebagai penguat ideologi Pancasila terhadap generasi muda umumnya mahasiswa diterapkan dilingkungan perkuliahan dan kami tentunya Kita sangat menyambut baik ” Ungkap Rahmad

Dijelaskan Rahmad Ideologi Pancasila selama ini sudah menunjukan bukti nyata bisa mempersatuan suku, bangsa dan agama yang berbeda-beda dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

” Perbedaan kita di Indonesia dengan diluar logika bisa menyatu dalam satu kesatuan NKRI. Namun dengan Ideologi Pancasila, selama ini, nyata dan bisa mewujudkan kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI dan saat ini tugas inilah yang diemban yaitu menjaga warisan persatuan dan kesatuan Karena belakangan ini muncul isu-isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan ” Terang Rahmad

Kepala BPIP RI Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D, menyampaikan, agenda pengisian materi kuliah umum tersebut untuk mempererat legitimasi pendidikan keagamaan dan pancasila yang harus beririangan disandingkan dalam pendidikan. Salah satunya yaitu kampus IAIN Curup.

“Agama dan pancasila harus diperkuat dengan sejumlah pembinaan yang kami lakukan saat ini yaitu salah satunya lewat kuliah umum dengan harapan akan menambah wawasan seluruh civitas akademika IAIN Curup. Agar bisa meluruskan persepsi mengenai idiologi pancasila dan bisa menyebarkan pendidikan pancasila kepada kemasyarakat umum,” kata Yudian

Di bagian lain Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M mengungkapkan, Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam kegiatan bermsyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara, pancasila sebagai pemersatu.

Juga sebagai pandangan hidup, makanya harus hadir dalam setiap warga negara. Polanya bersama pemerintah, kata Prakoso, menerapkan pancasila menjadi mata pelajaran khusus yang dulunya masuk dalam peljaran kewarganegaraan. Mata pelajaran khusus ini nantinya masuk dalam mata pelajaran mulai dari pendidikan tingkat PAUD, SD, SMP, SMA hingga ke kampus kuliah atau perguruan tnggi.

” Sehingga dengan begitu pendidikan pancasila ini disetiap tingkatan sekolah, bisa mendorong seluruh warga negara mengamalka, mengaktualisasikan dalam kehidupannya sehari-hari,” ujar Prakoso.

Sedangkan Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik IAIN Curup Dr. Beni Azwar, M.Pd.I menyampaikan, kegiatan yang dilakukan kemarin yakni penandatangan MOU antara IAIN Curup dengan BPIP RI terkait pengimplementasian pendidikan pancasila. Sehingga bisa membumi di Kabupaten RL melalui medianya yaitu kampus IAIN Curup.

” Kita nantinya bisa mengikuti pelatihan dan diklat mata kuliah pancasila secara langsung dari BPIP. Setelah itu, ditindaklanjuti dengan program pendidikan keseluruh tingkat atau jenjang pendidikan. Termasuk mengupayakan tokoh-tokoh agama agar bisa mendapatkan pelatihan dan pendidikan khusus ilmu pancasila tersebut. Target kita ini akan dimulai realisasi kerjasamanya tahun 2022 mendatang,” singkat Beni. (**/red)

Berita Lainnya

166 Siswa Putus Sekolah

Lama Belajar Daring, Anak Kehilangan Gairah BENGKULU – Selama pandemi Covid-19, tercatat 166 pelajar di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: