Minggu , 28 November 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / News Update / Tatap Muka Penuh Tahun Depan

Tatap Muka Penuh Tahun Depan

KEPAHIANG, rakyatbengkulu.com- Meskipun pemerintah pusat telah memperbolehkan melakukan Kegiatan  sekolah tatap muka di sekolah sejak Oktober lalu.

Namun Pemkab Kepahiang tetap memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara berjadwal.

BACA JUGA: Lulusan Siap Kerja, SMKN 1 Gandeng CV. Pati Rafflesia

Yakni 50 persen di sekolah dan 50 persen secara daring.

Rencananya,  pada tahun 2022 mendatang Pemkab Kepahiang baru akan melaksanakan full KBM atau sekolah tatap muka penuh di sekolah.

Sebagaimana dikemukakan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Hartono, M.Pd. Meski KBM tatap muka sepenuhnya telah diperbolehkan sejak Oktober lalu, setiap satuan pendidikan harus dipastikan siap menyelenggarakan tatap muka penuh.

Selain protokol kesehatan yang ketat, cakupan vaksinasi guru dan pelajar usia 12 tahun ke atas juga menjadi tolok ukur pihaknya sebelum melaksanakan KBM tatap muka secara penuh.

Hal inilah yang menjadi alasan kenapa hingga saat ini, sebagian besar satuan pendidikan pada jenjang SD dan SMP masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas.

Sudah Siap

“Jika level PPKM daerah mengalami penurunan dan angka capaian vaksinasi guru dan pelajar sudah maksimal, maka wacana KBM tatap muka secara penuh akan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2022. Sebenarnya, sebagian sekolah sudah tatap muka, hanya saja lebih banyak terbatas,” ujar Hartono.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang Nining Fawely Pasju, S.Pt, MM menjelaskan, capaian vaksinasi pelajar usia 12 tahun keatas pada tingkat jenjang SMP sudah mencapai 85 persen.

Meski demikian mengacu pada edaran dari Pemerintah Pusat, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dari jenjang PAUD, TK, SD dan SMP masih dilaksanakan secara terbatas.

BACA JUGA: Mencari Bibit Atlet Terbaik Melalui Kompetisi Panahan

“Ada beberapa ketentuan pembelajaran tatap muka terbatas. Diantaranya, dalam satu ruang kelas tidak lebih dari 18 orang. Kemudian jam pelajarannya sudah normal sejak tatap muka terbatas ini. Terkait cakupan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar harus sudah mencapai 85 persen. Untuk saat ini cakupan vaksinasi pelajar di Kabupaten Kepahiang baru 70 persen,’’ sampainya.(sly)

Berita Lainnya

Periksa Semua Pemilik E-Warung

MUKOMUKO – Guna mendalami dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) …

%d blogger menyukai ini: