Minggu , 28 November 2021
BANNER


BANNER


BANNER


BANNER


BANNER
Home / Berita Utama / Yenny, Vanessa dan Brandon Dimakamkan Satu Liang, “Dikenang Sosok Dermawan dan Baik”

Yenny, Vanessa dan Brandon Dimakamkan Satu Liang, “Dikenang Sosok Dermawan dan Baik”

Anton (memegang foto) dan Ibunya, Lina Tandri (baju biru) di pemakaman Yenny, Vanesa dan Brandon. (foto: rusdi/rb.com)

Laporan: Rusdianto, Bengkulu Tengah, rakyatbengkulu.com

TIDAK pernah terbayangkan dalam benak Anton Setyadi (38) owner Toko New Khatulistiwa, akan kehilangan tiga orang tercintanya sekaligus, istrinya Yenny dan 2 anaknya akibat sebuah musibah kebakaran.

Saat peristiwa naas itu terjadi, hingga proses pemakaman, Anton terlihat tak dapat menutupi kesedihannya. Dia terus menitikkan air mata dan menatap makam istri dan anaknya dengan penuh kenangan.

“Apabila Yenny ada kesalahan semasa hidupnya, saya mewakili permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Dan apabila Vanessa dan Brandon juga ada kesalahan, saya juga meminta maaf,” ungkap Anton sambil menangis saat sambutannya dalam upacara pemakaman, Rabu sore (24/11).

BACA JUGA: Kondisi 4 Petugas Pemadam Kebakaran Khatulistiwa Membaik

“Saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua keluarga, kerabat, dan semua pihak yang sudah membantu kami hingga proses pemakaman ini,” ujar Anton dalam sambutannya pula.

Yenny (36), Vanesa (9) dan Brandon (6) dimakamkan dalam satu liang di Pemakaman Warga Tionghoa Bengkulu. Wartawan rakyatbengkulu.com, turut hadir dalam prosesi pemakaman ini.

Anton menyampaikan sambutan didampingi keluarga dan dipeluk sang ibu, Lina Tandri. Meski dirundung kesedihan dan juga menangis, Lina terus berupaya menegarkan anaknya untuk kuat menghadapi kenyataan yang baru saja mereka alami.

“Yang kuat ya ton, yang kuat. Sabar ko,” celetukan ini datang dari orang-orang yang hadir mengelilingi liang lahat Yenny dan anak-anaknya ketika Anton menyampaikan sambutan.

Korban orang baik. Pernyataan ini tidak dapat dipungkiri. Mengingat area pemakaman yang dipadati ribuan pelayat. Pelayat bukan hanya dari keluarga, kerabat, teman atau karyawan korban.

Tidak sedikit pelayat yang sebenarnya tidak kenal dengan korban maupun keluarga ini. Mereka turut hadir hanya untuk memberi simpati atas insiden yang tragis tersebut dialami keluarga besar Toko New Khatulistiwa.

Foto unggahan kerabat di facebook. Yenny, Vanesa dan Brandon saat liburan bersama keluarga.

“Saya tidak kenal dengan almarhumah atau keluarganya, tapi saya dan teman-teman turut merasakan kesedihan mendalam atas kejadian yang menimpa keluarga ini,” kata Fitri (33), warga Kota Bengkulu.

Sosok Yang Humanis

Saat kabar Yenny serta anak dan asisten rumah tangganya menjadi korban peristiwa kebakaran menyebar, viral berseliweran ucapan bela sungkawa di jagad dunia maya media sosial.

BACA JUGA: Labfor Palembang Olah TKP, Cari Penyebab Kebakaran Khatulistiwa

Orang-orang yang mengenal Yenny, menyampaikan dukanya mengenang sosok perempuan humanis itu.

“Selamat jalan Yenni. Kamu anak baik. Cc yakin pintu surga terbuka tukmu dan anakmu syg..” tulis akun facebook Iryanka Aditya yang juga mengunggah foto kenangannya bersama Yenny dan anak-anaknya.

Di mata karyawannya, sosok Yenny yang humanis memang sangat berkesan.

“Ce (Yenny, red) sangat baik banget terhadap kami dan para karyawan. Cc sosok owner yang sangat mengayomi semua karyawan, supportnya luar biasa. Apapun itu gak segan-segan berbagi ilmu buat kita semua. Pokoknya sosok yang sangat luar biasa. Dia juga orangnya jarang marah, pokoknya kalau kita ada masalah dicarikan solusinya diselesaikan bareng-bareng,” kenang Erna, salah satu Brand Ambassador (BA) kosmetik yang pernah bertugas di Toko New Khatulistiwa.

“Cece orangnya sangat baik. Dermawan, suka berbagi. Dan terus banyak membantu apalagi untuk para BA-nya,” timpal Defti, BA New Khatulistiwa lainnya mengenang sosok Yenny.

Proses pemakaman berlangsung sekitar 2 jam. Jenazah tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menjalani beberapa prosesi hingga tuntas dimakamkan, keluarga serta kerabat Yenny tidak langsung beranjak pulang.

“Jaga dia, jaga Vanesa dan Brandon,” doa Anton sambil berisak tangis usai pemakaman.

Sebagaimana diketahui, insiden tragis ini menimpa Toko New Khatulistiwa di Jalan KZ Abidin Kota Bengkulu, Selasa pagi (23/11). Yenny beserta kedua anaknya, dan pengasuh anaknya menjadi korban. Sangat menyayat hati ketika informasi dari proses evakuasi, Yenny ditemukan bersama kedua anaknya sambil berpelukan sudah tak bernyawa.(**/rb.com)

Simak Video Berita 

 

Berita Lainnya

Periksa Semua Pemilik E-Warung

MUKOMUKO – Guna mendalami dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) …

%d blogger menyukai ini: