Minggu , 23 Januari 2022
Home / Madrasah / Evaluasi Diri di Tahun Baru

Evaluasi Diri di Tahun Baru

 

 

Oleh : PM Nazar (Donga Arpan)
Oleh : PM Nazar (Donga Arpan)

 

PADA Jumat pertama dibulan Januari pada awal tahun 2022 masehi. Dengan mengesampingkan perbedaan antara tahun baru masehi dengan tahun baru Hijriyah, yang pasti bahwa seiring dengan berputarnya jarum jam setiap detiknya itu membawa arti penting bagi setiap diri manusia.

Karena sampai saat ini dalam era teknologi yang sudah demikian canggih, belum ada satu tekhnologi pun yang membuat manusia terhindar dari apa yang disebut kematian.

Oleh sebab itu setiap detik jarum jam yang bergerak itu, mengingatkan kepada kita bahwa dengan bergerak nya waktu, berarti semakin dekat lah kita kepada apa yang disebut dengan kematian. Yang dalam keyakinan seorang muslim juga beberapa agama lain selain Islam, bahwa kematian bukanlah merupakan akhir daripada perjalanan kehidupan seorang anak manusia.

Tetapi dalam keyakinan seorang muslim, kematian adalah merupakan pembatas antara kehidupan di alam dunia dengan kehidupan di alam barzah. Setelah itu kita akan berpindah ke alam yang bernama alam barzah .

Sejak saat itu kita akan mulai menerima akibat dari apa yang pernah kita perbuat selama masih dialam dunia. Sebagai konsekuensi dari apa yang pernah kita lakukan Dalam kitab suci Al-Qur’an surat Al Alhasyr ayat ke 18 (QS 59 ayat 18) Allah swt berfirman.

yang artinya   wahai orang orang yang beriman, perhatikanlah oleh setiap diri, apa yang sudah dipersiapkan untuk hari besok. sesungguhnya Allah maha menceritakan tentang apa yang sudah kamu perbuat.

Dengan kehadiran tahun 2022 masehi, maka tanpa kita sadari sebuah peringatan telah disampaikan kepada kita. Hai manusia yang telah mengaku dirinya beriman, ingatlah hari kematian dan akan dipertanggungjawabkan tentang apa yang telah kamu lakukan selama hidup di dunia.

Mari kita evaluasi diri sejauh mana sudah kita berbuat kebajikan menuruti perintah Allah SWT untuk bekal kehidupan kita pada kehidupan di akhirat nanti dan sejauh mana pula kita sudah berbuat kesalahan yang akan berakibat kesengsaraan bagi kita di kehidupan di akhirat nanti.

Semoga Allah SWT akan selalu memberikan hidayahNya kepada kita sehingga kita akan selalu hidup dalam petunjuk Nya hidup selalu dalam kebenaran serta terjauh dari segala kemungkaran dan terhindar dari berbuat dosa walau sekecil apapun dosa itu. Semoga akhir daripada kehidupan kita kelak akan menjadi Husnul khatimah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh. (iks)

 

 

Berita Lainnya

Kebun Apel Sindang Dataran Mampu Panen Hingga 1 Ton

  SINDANG DATARAN, rakyatbengkulu.com – Tidak hanya potensi kopi dan aren, wilayah Kecamatan Sindang Dataran …

%d blogger menyukai ini: