Selasa , 27 September 2022
Home / Nasional / Bayi Kembar Siam 1 Tubuh Akhirnya Meninggal, Ini Analisa Medisnya

Bayi Kembar Siam 1 Tubuh Akhirnya Meninggal, Ini Analisa Medisnya

Kembar Siam palembang
Tim medis saat menangani proses kelahiran bayi. Foto: IST

PALEMBANG, rakyatbengkulu.com – Bayi dengan satu tubuh, dua kepala, dan satu jantung akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (15/1) pukul 11.20 WIB.

Sebelumnya, bayi terlahir melalui operasi caesar, Jumat (14/01), sekitar pukul 08.20 WIB di RSMH Palembang (Sumsel), Jumat (14/01).

Tim  melakukan bedah medis terhadap kelahiran bayi kembar Siam, dengan satu tubuh dan dua kepala.

BACA JUGA; Terlahir Kembar Siam Satu Tubuh Dua Kepala

Saat terlahir, bayi berbobot 3600 gram, panjang badan 44 cm lingkar.

Dengan kepala kedua bayi 33 cm, kondisinya memburuk setelah dilahirkan, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Dokter spesialis anak  Dr Indrayadi SpA (K), menerangkan penyebab kematian diduga karena kondisi paru yang tidak normal (1 kepala, hanya 1 paru).

Kemudian, adanya kelainan jantung bawaan yang biasanya hampir selalu terdapat pada bayi kembar siam.

“Di ruang intensif bayi kembali tidak bernafas. Kemudian dilakukan pemasangan selang bantu nafas ke kedua kepala bayi. Dan dihubungkan ke mesin bantu nafas,” ungkapnya, Sabtu (15/01).

BACA JUGA: Korem 041/Gamas  Tekankan Transparan dan Integritas

Ketika diberi bantuan nafas di kepala kanan, tampak hanya dinding dada kanan yang bergerak.

Lalu, uara nafas hanya terdengar di sebelah kanan.

Ketika diberi bantuan nafas untuk kepala kiri, hanya dinding dada kiri yang bergerak.

Suara nafas hanya terdengar di dada kiri.

‘’Sehingga dicurigai satu kepala terhubung ke satu paru,” kata dr Indrayadi.

Hasil Rontgen

Indrayadi menambahkan, pihaknya melakukan foto rontgen.

Hasilnya, tampak 2 tenggorokan, 2 paru, 1 jantung. Dua  tulang belakang. Kemudian, 2 lambung, 1 tulang pinggul, 2 lengan dan 2 tungkai.

“Bayi belum sempat dilakukan pemeriksaan ekokardiografi. Kondisi bayi semakin memburuk. Bantuan mesin bantu nafas dimaksimalkan. Diberikan obat obatan penunjang pompa jantung.

Tapi tetap tidak tertolong. Dan meninggal pukul 11 20 WIB,” jelasnya.

Penyebab kematian diduga karena kondisi paru yang tidak normal (1 kepala hanya 1 paru).

BACA JUGA: Harimau Mangsa Lima Sapi

‘’Dan adanya kelainan jantung bawaan yang biasanya hampir selalu terdapat pada bayi kembar siam,” tukasnya. (*/palpos/sumeksgrup)

Simak Video Berita 

 

Berita Lainnya

PS Persiman Seleksi Pemain Lokal, Jelang Liga 3

  MANNA, RAKYATBENGKULU.COM  – PS Persiman bersiap menuju liga 3 regional Provinsi Bengkulu. Seleksi pemain mulai …

%d blogger menyukai ini: