Jumat , 27 Mei 2022
Home / Bengkulu Raya / Bengkulu Utara / Dijemput Paksa Ratusan Warga, Kades di Bengkulu Utara Kabur

Dijemput Paksa Ratusan Warga, Kades di Bengkulu Utara Kabur

Kades berinisial Ka kabur saat akan dijemput paksa oleh warga Desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik terkait kasus asusila. (Foto: Shandy/rakyatbengkulu.com)

 

HULU PALIK, rakyatbengkulu.com – Ratusan massa warga Desa Talang Rendah Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara  mendatangi kediaman Kadesnya, Ka, Jumat (14/1) malam.

Mereka bukan ingin mengurus Bantuan Langsung Tunai (BLT), mereka justru berniat menjemput paksa sang Kades yang tidak menghadiri panggilan untuk mengikuti sidang adat lantaran membawa istri warganya berduaan di dalam mobil dan dipergoki oleh istrinya.

BACA JUGA: Oknum Kades Kepergok sedang Dua-duaan dengan Istri Orang di Dalam Mobil

Warga kesal lantaran sidang adat yang seharusnya dilakukan, Jumat (14/1) siang ditunda lantaran Kades tak ada di rumah.

Hingga kemudian, dijadwalkan usai salat Isya tadi malam, namun Ka kembali mangkir.

Puncaknya warga mendapatkan informasi jika Ka ada di rumah.

Warga sempat mendatangi BPD meminta Kades dihadirkan.

Namun karena BPD juga tidak bisa memastikan, ratusan warga lantas datang ke rumah Kades berniat membawa paksa Ka.

Saat warga datang, ternyata Ka tidak ada di dalam rumah.

Untungnya polisi terus mengawal aksi massa tersebut menghindari kerusuhan atau aksi anarkis.

Warga menolak membubarkan diri sebelum Kades Ka dihadirkan.

BACA JUGA: Didemo Pelanggan, Begini Respon Pimpinan PLN Bintuhan

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Andy P Wardana, S.IK, MM melalui Kapolsek Kerkap Ipda. Ratno, SH menuturkan polisi berhasil menemukan keberadaan Kades.

Namun menghindari aksi massa, Kades tidak dihadirkan ke tengah-tengah massa melainkan dibawa ke Mapolres Bengkulu Utara.

“Kita langsung bawa Kades ke Mapolres, selain diamankan. Wanita yang dibawanya juga bersama sang suami sudah datang ke Mapolres Bengkulu Utara untuk membuat laporan.

Kita juga menjaga agar aksi massa ini tidak berujung anarkis. Saat ini massa sudah membubarkan diri,” pungkas Kapolsek. (qia)

Simak Video Berita 

 

Berita Lainnya

Pulihnya Indonesia Dibuktikan dengan Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

Momentum Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 bersamaan dengan kondisi dunia yang sedang berjuang bersama untuk menghadapi dampak akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger” pada gelaran G20 tahun ini untuk mengajak negara-negara G20 untuk pulih bersama. Tema tersebut juga menjadi pendorong bagi Indonesia dalam melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang menunjukkan hasil cukup baik serta diakui keberhasilannya oleh negara-negara di dunia.

%d blogger menyukai ini: